Beriklan di Yunoya! Ingin kontenmu hadir di Yunoya Media?

Review Film Dukun: Seremnya Dapet, Misterinya Bikin Penasaran!

Film horror, biasanya akan lebih menonjolkan satu sisi genre kepada para penonton, dan genre lain ada namun kurang terasa.

Contohnya seperti genre Horror dan Action, kita ambil contoh The Purge. Di film itu, dalam satu sisi genre horror lebih terasa, namun setelahnya, lebih seperti film Action saja.

Jika kamu ingin menonton film yang terasa balance, maka coba tonton film Dukun dari Malaysia yang sudah tayang di bioskop Cinemaxx dan CGV. Kalau kamu penasaran, coba simak review film Dukun dari Yunoya terlebih dahulu, ya.

Sinopsis Film Dukun

Review film Dukun  kita buka dari sinopsis terlebih dahulu. Dukun menceritakan tentang tokoh utama kita yaitu Karim, seorang pengacara yang kehilangan putrinya. Sejak saat itu dia lebih sibuk mencari anaknya dibandingkan mengerjakan kasus pengadilan.

Suatu hari, dia berhubungan dengan seorang narapidana yang membutuhkan jasanya, yaitu Diana Dahlan. Ternyata, Diana Dahlan bisa membantunya menemukan putrinya karena Diana adalah seorang Dukun hebat yang terjerat kasus pembunuhan kliennya sendiri.

Akhirnya, Karim mengerahkan segala cara untuk membawa keadilan bagi Diana Dahlan. Ternyata, Diana Dahlan penuh misteri! Apakah masalah Karim berkaitan dengan Diana?

Diilhami dari Kasus Sungguhan

Di Malaysia pada tahun 1993, sempat ada pembunuhan pada seorang politikus bernama Datuk Mazlan Idris, dan tertuduh yang menjadi tersangka adalah Mona Fandey, seorang penyanyi dan juga ahli pengobatan tradisional.

Dipercaya, Mona Fandey adalah seorang dukun yang menguasai ilmu hitam, dan Datuk Mazlan adalah salah satu kliennya. Kematian Datuk Mazlan kemungkinan bagian dari ritual, karena ia ingin posisinya di dunia politik semakin kuat.

Karena diilhami dari kasus sungguhan, film ini membuat kontroversi di Malaysia.

Horror dan Misteri yang Imbang

Film horror rasa film detektif? Ada di film Dukun! Latar film ini adalah pengadilan, dan kita dibawa ke dalam kasus yang sedang dijalani oleh Diana Dahlan.

Tidak hanya kasus Diana Dahlan saja, namun juga kasus hilangnya Nadia, putri dari Karim juga membuat kita berinvestigasi sendiri sepanjang film.

Misterinya sudah kuat, kesan horrornya juga! Sejak awal film dimulai saja, aura mencekam sudah sangat kuat, ditambah scoring musik yang mencekam. Meskipun minim jumpscare (hal positif), namun film ini bisa membuatmu ketakutan!

Kekurangan

Meskipun begitu, kekurangan tentu ada di film ini, dan akan kita bahas di dalam review film Dukun kali ini.

Kekurangan yang paling terasa adalah perpindahan latar dan terkadang perpindahan waktu yang terasa mendadak, sehingga beberapa penonton merasa bingung, apakah adegan ini masih berkaitan dengan adegan sebelumnya, atau sudah masuk adegan baru.

Kekurangan berikutnya adalah karakter banyak yang kurang dieksplor. Bahkan, karakter Nadia saja terasa mendadak masuk ke dalam cerita, meskipun namanya sudah disebut sejak awal film.

Kesimpulan

Film Dukun membuatmu takut dan menjadi detektif di saat bersamaan. Dengan para aktor yang terkenal di Malaysia, contohnya adalah Umie Aida (Diana Dahlan), Faizal Hussein (Karim), atau dua aktor Malaysia yang familiar dengan orang Indonesia, yaitu ada Bront Palarae (Shah) yang pernah menjadi bapak di film Pengabdi Setan, dan Kin Wah Chew yang bermain di My Stupid Boss dan Cek Toko Sebelah.

Inti dari review film Dukun ini adalah, jika kamu ingin film horror yang tidak hanya seram, maka kamu harus tonton ini!

Penilaian: 8/10

Raiga
Gouf itu bukan Zaku
error: Maaf ya