Beriklan di Yunoya! Ingin kontenmu hadir di Yunoya Media?

Review Chitato Asian Games 2018 Rasa Pempek dan Soto Betawi!

Chitato rasa Pempek dan Soto Betawi? Bakal kaya gimana? Simak review Chitato Spesial Asian Games 2018 berikut ini!

Untuk memeriahkan ajang olahraga terbesar di Asia, yaitu Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang, banyak pihak yang ikut ambil bagian, salah satunya adalah pabrikan keripik kentang yang pasti tidak asing di telinga kamu semua, yaitu Chitato.

Kali ini, Chitato membuat dua rasa spesial yang berasal dari dua tempat spesial dari Asian Games 2018, yaitu Soto Betawi dari Jakarta, dan Pempek khas Palembang.

Seperti apa sih Chitato Spesial Asian Games 2018 ini? Apakah enak? Apakah aneh? Simak review-nya di bawah ini, yang kita mulai dari Chitato rasa Soto Betawi.

Chitato Rasa Soto Betawi

Dari kemasannya, rasa Soto Betawi memiliki motif merah, dan ada Kaka si badak bercula satu yang merupakan salah satu maskot Asian Games 2018.

Warna dari kepingan keripik Chitato rasa Soto Betawi berwarna lebih kemerahan, dan memiliki aroma yang jauh lebih kuat, tetapi saat dimakan?

Impresi pertama penulis saat pertama kali mencoba rasa Soto Betawi adalah, hadirnya aroma jeruk limo dan daun jeruk.

Setelah memakan kepingan berikutnya, kali ini aroma daging dan bau santan semakin terasa! Di kunyahan terakhir, rasanya memang seperti Soto Betawi, dan mirip seperti beberapa mie instan rasa Soto lainnya (mungkin menggunakan perasa yang serupa). Oke, kita lanjut ke rasa Pempek.

Chitato Rasa Pempek

Mewakili kota Palembang, Chitato Spesial Asian Games 2018 rasa Pempek memiliki warna biru di kemasannya, dan yang membuatnya berbeda dengan rasa Soto Betawi adalah maskot Bhin Bhin si burung cendrawasih di sana.

Kepingan keripik kentangnya berwarna lebih putih dibandingkan rasa Soto Betawi, dan saat dimakan, rasa Pempeknya tidak terasa di kunyahan pertama.

Semakin banyak mengunyah rasa Pempek ini, mulai muncul rasa kuah cuko khas Pempek Palembang, meskipun tidak terlalu asam seperti cuko asli.

Bagi penulis sendiri, rasa Pempeknya baru benar-benar terasa saat mencapai leher, atau lidah belakang, dan lama-lama terasa aroma laut lainnya, yaitu udang rebon!

Penilaian

Sampailah kita ke momen yang paling penting, yaitu penilaian Chitato Spesial Asian Games 2018. Mari kita berikan nilai masing-masing dari setiap rasa, dan rasa apa yang paling penulis rekomendasikan?

Kedua rasa sebenarnya sama-sama menarik, terlebih Soto Betawi dan Pempek adalah salah dua dari makanan kesukaan penulis, sehingga memberi penilaian atas siapa yang terbaik seperti memilih antara Raisa dan Isyana, namun harus ada jawabannya.

Baiklah, inilah penilaiannya:

Rasa Soto Betawi: 8/10

Rasa Pempek: 7.5/10

Sangat tipis, namun rasa Soto Betawi menjadi juaranya di lidah penulis. Keduanya sama-sama enak, jujur saja, namun seperti yang dikatakan di masing-masing poin di atas, rasa Soto Betawi langsung muncul di kepingan pertama, sedangkan Pempek membutuhkan beberapa kali penyesuaian lidah.

Nah kalau menurutmu, rasa Chitato Spesial Asian Games 2018 mana yang paling kamu suka? Tulis pendapatmu di kolom komentar, ya.

Raiga
Gouf itu bukan Zaku
error: Maaf ya