Game PUBG haram? Kenapa? Beberapa hari belakangan game PUBG menjadi pembahasan di sosial media, selain karena update Royale Pass Season 6 tetapi juga terkait dengan pasca adanya serangan teroris di Selandia Baru.

Serangan teroris yang membuat 50 orang menjadi korban ini tentunya meninggalkan duka mendalam dan juga kecaman dari berbagai pihak di dunia, dan pastinya tak ingin kejadian serupa terjadi lagi.

Selain itu, akibat kasus penembakan tersebut muncul dugaan bahwa kasus tersebut terinspirasi oleh online game PUBG.

Terkait hal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat Rahmat Syafei mengatakan akan melakukan kajian efek dari game online PUBG.

Baca Juga  Siap Menjelajahi Dunia Skyrim Together Bersama Temanmu? Simak Informasinya di Sini!

“Kalau terkait media sosial, sudah ada Fatwa-nya, namun untuk game online itu menarik juga untuk dilakukan kajian. Kami belum melakukan penelitian.” ujar Rahmat Syafei, yang dikutip dari Tribun Jabar.

Tentunya kajian secara menyeluruh akan dilakukan untuk melihat dampak dari game PUBG tersebut. Ketua MUI mengatakan, Karena jika diterbitkan secara langsung pastinya akan menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat.

Selain itu, dengan melakukan kajian lebih dalam juga akan melihat lebih jauh apakah dampak yang ditimbulkan dari game tersebut.

Baca Juga  Rekomendasi Hp 1 Jutaan yang Bisa Bermain PUBG Mobile!

Game memang beragam jenisnya, dampak yang diberikan pun beragam mulai dari dampak positif maupun negatif, namun dengan adanya hal seperti ini mari kita menyikapinya dengan pemikiran terbuka.

Nah, jika begini, apakah benar nantinya akan ada fatwa PUBG haram dan juga beberapa game online lainnya di Indonesia? Bagaimana pendapatmu? Silahkan tulis pendapatmu tentang kasus ini di kolom komentar, ya.

Seperti biasa untuk berita-berita lainnya dari dunia Pop Culture dan Lifestyle, jangan lupa untuk selalu cek Yunoya Media, ya!

Sumber: Tribun Jabar