0

Selamat datang. Kenapa kamu mencari penjelasan ending Toy Story 4? Apapun alasanmu, kamu berada di artikel yang tepat.

Toy Story 4 tayang pada tanggal 21 Juni 2019 di seluruh Indonesia. Kamu sudah nonton namun bingung dengan ending-nya? Butuh penjelasan ending Toy Story 4?

Kalau kamu mau membaca review-nya terlebih dahulu, boleh banget tuh baca review Toy Story 4 dari Yunoya Media di bawah ini, ya:

Review Toy Story 4

Eits tapi ingat, artikel ini mengandung spoiler, jadi tinggalkan artikel ini kalau kamu belum nonton, ya. Mari kita mulai.

SPOILER ALERT!!!

Akhir cerita Toy Story 4 sebenarnya sangat sedih, namun tidak dibuat terlalu sedih seperti akhir Toy Story 3.

Di sini Woody harus memilih apakah kembali ke pemiliknya yaitu Bonnie bersama teman-temannya atau berpaling dari Bonnie dan mulai hidup bebas bersama pujaan hatinya yang sudah berpisah lama, Bo Peep.

Baca Juga  Ini 6 Karakter yang Cocok Menjadi Pengganti Iron Man di MCU! Siapa Saja?

Akhirnya Woody memilih hidup dengan bebas dan berpisah dengan teman-temannya, termasuk Buzz yang merupakan partnernya.

Bisa dibilang ini adalah adegan “So long, partner” yang juga sama seperti Toy Story 3, namun nuansanya lebih cerah dan Woody serta yang lainnya ikhlas berpisah demi kebaikan (toh Bonnie benar-benar lupa dengan Woody).

Seharusnya ini adalah adegan yang jauh lebih sedih dibanding perpisahan Andy dan mainannya, kenapa? Woody berpisah dengan Buzz dan yang lainnya itu jauh lebih membekas.

Dibandingkan interaksi Woody dan Andy, interaksi Woody dengan Buzz, Rex, Potato Head, Jessie, Slinky Dog, dan yang lainnya itu lebih banyak. Mereka sudah berpetualang bersama puluhan tahun. Saya hampir menangis namun karena suasanannya tak terlalu mellow jadinya agak tertahan.

Baca Juga  Kini The Lion King Live-Action Jadi Film Terlaris Disney, Taklukkan Frozen!

Kenapa Woody lebih memilih Bo Peep? Ada beberapa alasan.

  1. Bo Peep adalah kekasih lamanya yang berpisah belasan tahun (keduanya masih saling suka)
  2. Petualangannya kali ini membuatnya berpikir untuk mencari petualangan baru di luar “kamar”, seperti Bo Peep
  3. Woody adalah mainan yang dilupakan (semua film Toy Story temanya ini)

Meskipun Woody adalah mainan yang dilupakan oleh Bonnie, namun seperti yang Buzz katakan, Woody sudah tak lagi dilupakan karena sekarang dia sudah menemukan tempatnya lagi (bersama Bo Peep).

Nah itu penjelasan ending Toy Story 4. Bagaimana nih menurutmu? Coba tulis di komentar pendapatmu tentang film ini.

Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Like it? Share with your friends!

0
Raiga

Gouf itu bukan Zaku

5 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  1. Masih bingung kenapa woody Malah memilih pergi tidak pulang… Apakah Bonnie tidak akan mencarinya??? Mmm memang sad ending

    1. Nanti ceritanya monoton. Berpetualang dan nambah keluarga baru. Lebih indah seperti ini. Ada kemungkinan toy story 5 kalo dibuatkan akan luas jalan ceritanya

  2. Inti ending tadi menurutku adalah ikutin apa kata hati , tidak perlu takut masa deoan jika kata hati harus meninggalkan masa lampau, jangan takut move on masa depan gax ada yag tahu..meski masa lalu sudah nyaman tapi jika kata hati memilih move on, ya why not.

  3. Well, aku cukup nyesek dg ending, tapi seperti yg kamu bilang, karena tdk terlalu dibawa mellow, jadi sedihnya itu tertahan. Aku pribadi gak rela woody harus pisah sama mainan yg udah jadi partnernya bertahun2, dan setega itu bonnie ngelupain woody. But bonnie dan andy berbeda, selera mainan mereka jg berbeda, dan keputusan woody mungkin udh benar. Drpd dibiarkan berdebu di lemari mending dia keluar mencari hal2 baru bersama bo peep. Ukh tp tetep aja sedih 🙁

  4. Ada sudut pandang lain soal kehidupan disini. Isa diterapkan dalam kondisi tentang parenting maupun pekerjaan. Ada satu waktu kita harus belajar merelakan, lepas dari tanggung jawab rutinitas dan menjelajah. Kalau parenting mungkin saat anak sudah harus usia kerja (seperti melepas Andy). Kalau pekerjaan mungkin melepas permainan game soal status posisi/ pensiun. Bisa menjelajahi hal baru maupun passion baru untuk dibangun misalnya.

    Seperti halnya Woody dkk yg menemukan Passion baru untuk mempertemukan mainan dan anak2nya, untuk bisa tetap merasa berguna dan bertumbuh. Saya rasa semua karakter utama disini diajarkan untuk selalu bertumbuh. Mengutamakan inner strength ketimbang outer beauty.

    Integritas dan loyalty Woody sudah dibangun, dan rasanya lebih ikhlas menjalani kehidupan baru setelahnya apabila di pekerjaan sebelumnya telah melakukan yang terbaik.

    Saya melihat ada kesamaan woody, dusty & cars. Mereka bertumbuh, dan ada saatnya pensiun dan melakukan hal baru dan sesuai hati.

error: Maaf ya
Choose A Format
Format Berita
Beritakan informasi Pop Culture dan Lifestyle terkini di sini!