Beriklan di Yunoya! Ingin kontenmu hadir di Yunoya Media?
joaquin phoenix main joker

Ternyata Joaquin Phoenix Sempat Ragu Untuk Memerankan Joker!

Akting impresif Joaquin Phoenix sebagai Joker menjadi salah satu alasan kenapa filmnya sangat dinanti. Namun tahukah kamu, jika Phoenix awalnya sempat ragu untuk menghidupkan sosok musuh ikonik Batman?

Untuk diketahui, Phoenix dikenal cukup selektif dalam memilih peran di sebuah film. Selain itu, aktor kelas Oscar ini juga tak mudah tergiur oleh tawaran bermain film besar. Buktinya ia pernah menolak peran Doctor Strange dari Marvel Studios. Menimbang fakta tadi, keputusan Phoenix untuk membintangi Joker pun menjadi kejutan tersendiri.

Usut punya usut, proses bergabungnya Phoenix di film DC tak secepat yang dibayangkan. Ia mengakui butuh waktu cukup lama untuk menerima peran Joker. Alasannya, di benak Phoenix sempat timbul rasa takut yang besar.

Namun akhirnya Phoenix menyadari, ada jenis takut yang memotivasi, ada pula yang melemahkan. Berhubung Phoenix suka dengan jenis takut yang pertama, ia pun mencoba mengenal karakter Joker lebih dalam, hingga akhirnya mengeluarkan kata “deal”.

joaquin phoenix main joker

Selain rasa takut, hal lainnya yang sempat bikin Phoenix ragu main Joker adalah pakem cerita film superhero.

Di mata Phoenix, cerita film superhero acap kali menyederhanakan definisi baik dan jahat. Oleh karena itu, penonton jadi mudah “menghakimi” apakah karakter A baik atau jahat. Phoenix pun mengakui ia bukan tipe penonton seperti itu, dan kurang tertarik dengan pakem cerita film superhero yang terlalu linear.

Baca Juga  Christian Bale di Thor 4 Dikonfirmasi Jadi Musuh oleh Tessa Thompson!

Menyadari setiap manusia punya kesalahan dan sisi gelap, Phoenix lebih senang jika ada film yang mengusung karakter “abu-abu”, sehingga membuat penonton tak mudah memberikan vonis. Phoenix pun akhirnya mengatakan semua yang ia suka ada di Joker.

Sebab, menurutnya, kadangkala kita akan dibuat iba, suka hingga kesal pada Joker di filmnya. Mengingat eksplorasi karakter seperti ini jarang dilakukan film superhero, Phoenix pun semakin terdorong untuk bergabung di Joker.

Phoenix juga menyebut, eksplorasi karakter Joker akan menjadi tantangan tersendiri buat penonton. Dalam artian, pendekatan ini akan bikin kita merenungkan setiap tindak-tanduk Joker, sebelum kita bisa menyimpulkan apakah ia sebenarnya orang baik atau dari awal memang jahat?

joaquin phoenix main joker

Penulis/sutradara Todd Phillips juga membagikan fakta unik di balik pemilihan Phoenix.

Dari awal tujuan peran Joker bukan untuk memperkenalkan Phoenix pada dunia film adaptasi komik. Melainkan, memperkenalkan film adaptasi komik pada dunia Phoenix. Berangkat dari pernyataan Phillips, sepertinya tim Joker butuh usaha lebih untuk meyakinkan Phoenix agar mau bermain ya.

Baca Juga  Francis Lawrence dan Keanu Reeves Bertemu, Akankah Constantine 2 Dibuat?

 

Menceritakan asal-muasal Joker, film ini mengisahkan kehidupan getir dari seorang komedian era 80-an bernama Arthur Fleck (Phoenix). Adapun sebaiknya kamu tak berekspektasi film ini akan tampil seperti film superhero pada umumnya. Karena menurut Phoenix, film non-DC Extended Universe ini akan lebih mirip film indie, yang biasanya didominasi pendalaman karakter dan drama emosional.

Rencananya Joker akan tayang di bioskop pada 4 Oktober 2019.

joaquin phoenix main joker

“Menurut saya film-film ini (superhero) kerap menyederhanakan karakter, sehingga penonton mudah menyebut suatu karakter jahat. Padahal kita semua (tak terkecuali orang baik) punya kesalahan dan dosa. Dan saya pikir hal seperti itu ada di film ini,”jelas Phoenix.

“Ada saatnya Anda akan merasa dekat, mendukung dan benci dirinya (Joker). Saya suka dengan ide film ini untuk mengeksplor karakter, dan menantang (pola berpikir) penonton termasuk saya. (Apalagi) eksplorasi karakter itu hal langka di berbagai film, utamanya yang bergenre superhero,”lanjutnya. (Sumber: Total Film)



Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!

Nova
Penyuka karakter antihero, dunia futuristik dan musik Taylor Swift.
x
error: Maaf ya