Bebas, adalah salah satu film karya Mira Lesmana dan Riri Riza yang rilis 3 Oktober 2019 lalu. Film ini diadaptasi dari drama komedi Korea Selatan berjudul Sunny (2016). Film ini bukan sekedar adaptasi biasa, tapi pihak CJ entertainment sendirilah yang meminta Mira Lesmana untuk mengadaptasi Sunny ke film Indonesia.

Kisah tentang persahabatan yang unik, serta perjalanan kehidupan yang ternyata tak sesuai dengan impian. Ketika keadaan memaksa 6 orang yang bersahabat ini untuk berpisah, lalu dipertemukan kembali setelah 23 tahun lamanya. Apa saja ya yang berubah dari mereka semua? Simak review film Bebas berikut ini ya!

Sinopsis Film Bebas

Sinopsis Film bebas

Film ini mengisahkan tentang seorang gadis yang baru pindah ke Jakarta, Vina Panduwinata remaja yang diperankan oleh Maizura ini seorang gadis pindahan dari Jawa Barat. Karena logat bicaranya yang khas dan namanya yang sama seperti nama penyanyi hits kala itu ia sempat menjadi bahan olokan oleh teman-teman kelasnya.

Kesendirian Vina tidak bertahan lama, Kris remaja (Sheryl Sheinafia) mendekati Vina dan mengajaknya bergabung dalam gengnya. Geng Kris ini dikenal sebagai geng yang paling hits dan ditakuti di sekolah. Kriss, Vina dan ke 5 orang temannya akhirnya menamai geng mereka ‘Bebas’ yang artinya selalu bebas dalam melakukan apapun.

Namun keadaan berubah, setelah seorang murid lain mulai mengusik Vina. Hingga akhirnya terjadi keributan diantara geng Bebas dan murid nakal tersebut. Akhirnya keadaan memaksa mereka untuk berpisah begitu saja. Dan setelah 23 tahun lamanya akhirnya mereka bertemu, apa yang terjadi dengan mereka semua? Masihkah mereka sama seperti dulu?

Alur cerita yang unik

Sinopsis Film bebas
Instagram @/Milesfilms

Banyak film Indonesia yang menggunakan alur cerita maju-mundur seperti film bebas ini, namun keunikan dari film ini adalah adegan-adegan yang dihubungkan diantara keduanya. Seperti waktu Vina dewasa yang diperankan oleh Marsha Timothy yang datang ke sekolah anaknya, lalu tiba-tiba suasana kembali pada sewaktu ia awal masuk sekolah.

Atau bahkan ketika Vina remaja mengalami patah hati, saat ia berjalan seorang diri adegan itu dihubungkan oleh penyesalan Vina dewasa. Pokoknya alur cerita pada film ini begitu menarik dan menyenangkan.


Bagaimana dengan karakter di film ini? Cek halaman kedua untuk lanjutan review fim Bebas!


AlyaSuwandi

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals