Review Sabar Ini Ujian: Film Time-Loop Pertama Indonesia di Disney+


Setelah resmi rilis di Indonesia pada tanggal 5 September kemarin, Sabar Ini Ujian menjadi salah satu film perdana yang tayang di Disney Hotstar+.

Film ini disutradarai oleh Anggy Umbara dan di produksi oleh MD Pictures bersama Umbara Brothers Film. Sebagai film yang menggunakan konsep Timee-Loop pertama di Indonesia, seperti apa ya keseruan film ini?

Simak review dan ulasannya dibawah ini ya.

Sinopsis

Sabar Ini Ujian.

Sabar (Vino G Bastian) harus ikhlas melepas Satrid (Estelle Linden) untuk menikah dengan sahabatnya sendiri setelah ia mencampakan Astrid di hari pernikahan mereka 4 tahun lalu. Sabar kabur dari pernikahannya karena merasa trauma dengan masa kecilnya yang ditinggalkan sang ayah begitu saja.

Sayangnya, hari pernikahan Astrid yang begitu berat itu ternyata harus berulang lagi. Meski di kejadian selanjutnya Sabar masih belum menyadari hal aneh tersebut, namun kejadian itu tidak pernah berhenti. Ia selalu bangun di hari yang sama, dengan telfon yang sama dari sang Ibu.

Awalnya Sabar merasa bahwa harinya terus berulang karena ia adalah jodoh yang ditakdirkan untuk Astrid, sayangnya meski ia telah menggagalkan pernikahan Astri dan suaminya hari itu tidak juga berhenti. Ia terus berulang dan membuat Sabar mulai stress. Ditambah Billy (ananda Omesh) sang sahabat tidak percaya ceritanya sama sekali.

Sabar akhirnya mulai menelusuri perjalanan hidupnya, dan ia kembali teringat pada seorang pengemis yang ada di depan kantornya semalam sebelum pernikahan Astrid berlangsung. Sang pengemis tersebut terdengar seolah mengatakan sesuatu, yang Sabar fikir bahwa itu adalah kutukan.

Baca Juga  Dua Aktor The Raid, Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian Hadir di John Wick 3!!

Akhirnya setelah penjelasan yang panjang dari Sabar, Billy percaya bahwa ia mengalami waktu yang terus berulang. Dan dengan dibantu Billy, ia pergi mencari pengemis tersebut.

Lalu, apa yang Sabar lakukan? Dapatkan sabar menemukan pengemis itu?

Konsep Time-Loop yang Menarik Tapi Sedikit Lambat

Sabar Ini Ujian

Pertama menonton film ini dengan konsep seperti ini, tentu kita pasti akan tertarik. Apalagi memang di Indonesia belum pernah ada film yang seperti ini. Sejak awal film, ada kejadian-kejadian kecil tapi detail yang menarik. Seperti hp dari temannya kost-an Sabar yang jatuh, lalu sapaan dari Fido (Dwi Sasono) yang selalu sama, atau lampu mobil Sabar yang menyala. Hal kecil ini menjadi seperti kode untuk penonton.

Pada 3 sampai 4 kali pengulangan, semua masih terasa menyenangkan, menegangkan dan menghibur. Karena kita terus disuguhi dengan pertanyaan, apa yang akan terjadi? Apa yang akan Sabar lakukan?

Setelah hari ketiga gagal misalnya, kita akan berfikir apa yang dilakukannya hari selanjutnya? Apalagi yang paling seru adalah ketika Sabar akhirnya berhasil menggagalkan pernikahan Astrid, dan membawa Astrid pulang ke kostan untuk istirahat.

Ketika Sabar merasa ini adalah hari terakhirnya, ia kemudian tidur dengan tenang. Sayangnya, saat bangun dipagi hari ia tetap berada di hari yang sama dan ia kehilangan Astrid. Kemudian suasana film menjadi begitu melow dan menyedihkan.

Padahal itu bisa menjadi klimaks dari film ini, untuk menuju ke akhir pun tidak akan terkesan dipaksakan. Tapi Anggy sang sutradara memiliki ide lain, konsep ini terus diulang berpuluh-puluh kali. Ia seolah ingin menunjukan bahwa Sabar tetap berusaha keras untuk menjalani harinya yang terjebak di tanggal 11 April 2020 itu. Mulai dari menggagalkan pernikahan Astrid, datang dan mempermalukan dirinya, hingga ia memilih pergi ke Pantai dan luar kota untuk menghindari pernikahan itu.

Baca Juga  Jadwal 8 Film Indonesia Seru yang Akan Tayang di Netflix! (September 2020)

Tapi sayangnya, hal itu membuat film ini sedikit berjalan lambat bagi penulis. Dengan durasi 2 jam lebih, hampir setengahnya kita diminta menyaksikan kejadian yang terus berulang. Untungnya selalu ada selipan hiburan yang diberikan Anggy dalam setiap scenenya, terutama lawakan receh dari duo stand up comedyan Rigen dan Rispo.

Bahkan untuk mengetahui siapa akhirnya yang akan bersama Sabar, hanya terjadi di 45 menit terakhir. Yang biasanya dalam film drama lainnya kita akan mengetahui pasangan peran utama sejak awal, pada film ini kita diminta untuk bersabar dan menahan penasaran. Meskipun hal itu membuat sedikit bingung.

Namun bagaimapun film ini begitu keren dengan konsep yang diambil, belum lagi hal-hal detail yang diberikan, serta alur cerita yang membuat penonton penasaran. Dan film ini tidak akan menjadi genre komedi tanpa kehadiran Rigen dan Rispo.


Jangan stop dulu, setelah ini ada pembahasan lebih menarik mengenai Sabar Ini Ujian. Klik halaman kedua ya!!


AlyaSuwandi

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals