Beriklan di Yunoya! Ingin kontenmu hadir di Yunoya Media?

Review Bidadari Mencari Sayap: Perspektif Baru Mengenai Perbedaan

Setelah resmi rilis di Indonesia pada 5 September lalu, Disney+ hotstar menjadi wadah baru bagi perfilman Indonesia.

Termasuk Bidadari mencari sayap, sebuah film karya Aria Kusumadewa yang diproduseri oleh Asad Amar. Film ini diproduksi oleh Citra Sinema dan MD Pictures. Citra Sinema sendiri adalah rumah produksi film dan sinetron Indonesia yang didirikan oleh Deddy Mizwar pada tahun 1997.

Sejak awal rilis posternya secara resmi melalui akun Instagram, mungkin tidak terlihat begitu menarik. Banyak juga yang mungkin tidak memiliki ekspektasi tinggi terhadap film ini termasuk penulis.

Namun ternyata, film yang berdurasi 89 menit ini sungguh menyajikan hal-hal diluar ekspektasi. Kisah yang dihadirkan adalah hal-hal yang selama ini masih menjadi pembahasan yang tabu di masyarakat, tentang sebuah toleransi terhadap perbedaan.

Bagaimana menariknya film ini? Simak Review Bidadari Mencari Sayap berikut ini!

Sinopsis

Review Bidadari Mencari Sayap

Angela Tan (Leony V. H) menjadi tuan rumah dalam acara tahun baru Chinese kali ini, mereka akhirnya berkumpul dengan keadaan rumah Angela yang apa adanya. Sayangnya, meskipun telah menjalani pernikahan selama 4 tahun Reza (Rizky Hanggono) yang merupakan keturunan Arab masih belum terbiasa dengan acara tahunan keluarga istrinya.

Baca Juga  ‘Ku Kira Kau Rumah’ Jadi Film Perdana Garapan Umay Shahab

Perdebatan kecil yang terjadi saat makan siang sudah sering terjadi, apalagi Reza memang merasa bahwa Babah (Nano Riantiarno) kurang menyukai dirinya sehingga hubungan mereka memang kurang baik. Ditambah karena culture dan budaya yang Reza jalani sungguh berbeda dengan keluarga istrinya.

Masalah lain mulai muncul ketika Reza, sebagai seorang kepala keluarga masih bersikap idealis tentang pekerjaannya. Ia memilih untuk mengundurkan diri daripada harus mengikuti arahan bos-nya, tanpa sedikitpun memikirkan nasib istri dan anaknya lebih dulu.

Meskipun kakak-kakaknya Angela adalah orang berada, namun ia tidak sampai hati untuk memanfaatkan kebaikan mereka. Ia tetap hidup dengan sederhana bahkan sedikit kekurangan, dan menjalaninya dengan sabar.

Lalu, keadaan semakin kacau ketika akhirnya Reza memilih pergi dari rumah. Dan Angela memutuskan untuk bekerja di perusahaan judi online milik kakak iparnya. Bagaimana mereka mengatasi semua kekacauan dan perbedaan ini?

Baca Juga  Kembali Jadi Superman, Peran Henry Cavill Mungkin Bakal Seperti Hulk MCU!

Pandangan Baru Tentang Perbedaan

Review Bidadari Mencari Sayap
https://www.instagram.com/bidadarimencarisayap/

Perbedaan agama adalah hal krusial yang masih sering jadi perdebatan di Indonesia. Tentang arti toleransi yang sesungguhnya, yang kebanyakan orang masih belum paham maknanya. Film ini mengangkat tentang kisah perbedaan dari sepasang suami istri, bukan hanya agama, namun juga etnis.

Chinese-Arab, sebuah etnis dengan perbedaan yang sangat kontras. Yang kemudian, dalam film ini digambarkan sebagai sosok suami istri, yang meski telah menikah selama 4 tahun namun belum bisa mengatasi segala perbedaan tersebut. Masalah ini bukan hanya terletak pada pasangan Angela-Reza, namun juga keluarga mereka. Bagaimana keluarga Angela yang hidup dengan aturannya sendiri, juga tentang keluarga Reza yang selalu memaksa Angela untuk ‘mengikuti’ aturan Islam.


Untuk baca lanjutan review-nya, lanjut ke halaman kedua, ya!

1 23»
x
error: Maaf ya