Beriklan di Yunoya! Ingin kontenmu hadir di Yunoya Media?

Anime Ilegal Bajakan Diblokir Oleh Jepang, Ada Hukuman Keras Menanti!

Anime diblokir Oleh Jepang? kok bisa? Apa Alasan Anime diblokir oleh Jepang? Anime seperti apa yang diblokir?

Pada beberapa bulan ini sering kita dengar, bahwa Manga, Anime, dan sejenisnya yang berasal dari jepang akan diresmikan Undang-Undang hak cipta yang menyatakan bahwa bagi para penikmat manga, majalah ataupun karya akademis, yang ketahuan mengunduh menyebarkan, serta mendistribusikan manga atau anime secara ilegal dari Jepang bisa terkena pidana penjara 2 tahun dan dengan denda sebesar Rp262 Juta.

Aturan itu nantinya berlaku pada 1 Januari 2021 dan juga reivisi UU itu melarang ‘situs lintah’ atau situs yang mengumpulkan hyperlink ke media bajakan mulai 1 Oktober 2021 dan Bagi mereka yang mengoperasikan situs lintah akan diberi hukuman penjara selama 5 tahun penjara dan denda sekitar Rp 657 juta.

Dilansir dari Anime News Network, Rabu (10/6/2020), rapat kabinet Jepang menyetujui RUU yang diusulkan pada 10 Maret lalu. Sebelumnya, pemerintah Jepang sempat meresmikan Undang-Undang Hak Cipta dan akan memberikan hukuman bagi mereka yang men-download musik dan video secara ilegal.

Dikarenakan hal ini Pada 15 Agustus 2020, Situs penyedia anime bajakan Kiss Anime mengumumkan di saluran Discordnya bahwa server mereka telah dihapus dan itu secara langsung menyebabkan penutupan situs webnya, empat jam berselang, mereka mengumumkan bahwa semua file mereka telah dihapus oleh pemilik hak cipta.

Anime Diblokir Oleh Jepang
Sumber : Google Image

Awal dari Usulan perubahan ini berasal dari keinginan Jepang untuk bergabung dengan perjanjian Trans-Pacific Partnership (TPP), adalah sebuah perjanjian perdagangan bebas diantara negara-negara di kawasan pasific yang saat ini sedang dinegosiasikan dan diinisiasi oleh Amerika Serikat.

Baca Juga  7 Rekomendasi Anime Tentang Time Travel Terbaik!

Perjanjian TPP ini awalnya bertujuan untuk membangun kerjasama staregis di bidang ekonomi diantara negara Brunai Darusalam, Chili, Selandia baru dan Singapura. Perjanjian ini mulai berlaku pada tahun 2006.

 Manfaat dari perjanjian TPP ini adalah menghilangkan hambatan dalam kegiatan perdagangan dan investasi diantara sesama negara anggota.

Anime Diblokir Oleh Jepang Alasannya Karena TPP
Sumber : Google Image

Berdasarkan pernyataan Kensaku Takase, partner di kantor konsultan HKI Baker & McKenzie LLP mengatakan bahwa, “Sepertinya negara Amerika Serikat telah menekan negara-negara anggota untuk memperkuat undang-undang HKI mereka”.

Masyarakat Pencipta, Komposer dan Penerbit Jepang adalah pihak yang telah melobi Pemerintah Jepang untuk memperpanjang perlindungan hak cipta di Jepang.

Tetapi, berdasarkan Yasufumi Shiroyama, partner pada Anderson Mori & Tomotsune, mengatakan “Usulan perubahan ini disebabkan oleh keinginan bergabung dengan TPP dan bukan berdasarkan tekanan dari para pelobi”.

Anime Diblokir Oleh Jepang? Ini Dalangnya?
Sumber : Google Image

Meskipun mengakui bahwa usulan perubahan ini akan meningkatkan kerjasama perdagangan, Takase mengakui bahwa, “Ini hanyalah sebagian kecil saja dari perubahan yang dibutuhkan pada hukum HKI Jepang, agar membuatnya konsisten dengan Undang-undang HKI Amerika Serikat dan Uni Eropa”.

“Undang-undang HKI di jepang itu sesuatu yang sangat unik, pemerintah Jepang selalu menyesuaikan undang-undang HKI nya agar selaras dengan undang-undang HKI di Amerika Serikat dan Uni Eropa, hal ini bertujuan agar Jepang bisa lebih mudah dalam memperdagangkan produk-produk HKInya kepada negara Amerika Serikat dan Uni Eropa”.

Nah dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa alasan kenapa jepang memperketat UU hak ciptanya adalah karena mereka ingin menghilangkan hambatan dalam kegiatan investasi diantara sesama negara anggota.

Baca Juga  Manga Tentang Rugbi Try Knights Mendapatkan Adaptasi Anime!
Source : Google Image

Nah kemungkinan kalo menurut gua, jepang memperketat UU hak ciptanya karena mereka adalah negara yang hasil seninya sangat banyak diminati diseluruh dunia, jadi kemungkinan mereka akan menjual dan menghasilkan seni yang mereka miliki kepada dunia luar.

Gimana meurut kalian? Apakah jepang itu unik? Jika iya berarti alasan yang gua berikan sangatlah Relate atau nyambung.

Walaupun Jepang memperketat UU hak ciptanya, ternyata bukan para studio animasi yang meminta hal tersebut, melainkan pemerintah jepang hanya ingin menjalankan TPP dengan baik.

Jadi gimana nasib kita para wibu? Kita masih tetap bisa menonton anime secara gratis, yang pasti disitus-situs legal tentunya. Mungkin segini aja dari gua, dengan ini gua mengucapkan Hontoni, Arigatou Gozaimashta! Terima kasih karena telah membaca artikel-artikel dari Yunoya.id, sampai jumpa dilain waktu Stay Weebs!


Ingin tahu informasi terkini tentang pop culture dan lifestyle ? Pastikan anda ikuti terus update berita menarik lainya hanya di Yunoya Media dan jangan lupa like dan follow page Facebooknya di sini

x
error: Maaf ya