0

Seks dan Gender—suatu istilah pada dewasa ini, sering dianggap sama. Namun pada nyatanya, dua hal ini memiliki definisi sangat berbeda. Apa perbedaan seks dan gender?

Mengutip tulisan oleh healthline, seiring dengan meningkatnya orang-orang mengklaim dirinya sebagai transgender, gender non-conforming, non-biner, banyak orang mulai memahami bahwa kategori antara seks dan gender jauh lebih rumit.

Ketika seks (jenis kelamin) seseorang secara genetik tidak sejalan dengan identitas gender mereka, orang-orang akan menyebut diri mereka sebagai seorang transgender, non-biner, atau gender non-conforming

Secara ringkas, seks atau jenis kelamin lebih mengarah kepada perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Hal ini bisa dilihat melalui karakteristik, sebagai contoh; laki-laki memiliki penis, sedangkan perempuan memiliki vagina. 

Selain itu, seks juga dikaitkan dengan indikator biologis, seperti kromosom dan hormon. Perempuan memiliki 46 jumlah kromosom termasuk dua X, dan laki-laki 46 kromosom termasuk X dan Y. 

Baik laki-laki dan perempuan memiliki testosteron, estrogen, dan progesteron. Akan tetapi, perempuan memiliki tingkat estrogen dan progesteron lebih tinggi, sedangkan laki-laki memiliki tingkat testosteron lebih tinggi daripada perempuan. 

Sedangkan gender, terbentuk atas konstruksi sosial dalam lingkup masyarakat. Sebagai contoh, laki-laki biasa dikaitkan dengan kata dan perilaku maskulin, sedangkan perempuan dikaitkan dengan kegiatan merujuk ke kata feminim. 

World Health of Organization (WHO) mendefinisikan gender sebagai karakteristik, mengacu baik kepada pria, wanita, anak laki-laki, dan anak perempuan—kemudian dikonstruksikan secara sosial. Hal ini termasuk norma, perilaku, dan peran yang dikaitkan antara menjadi perempuan ataupun laki-laki, serta hubungannya satu sama lain. 

Baca Juga  6 Gaya Pacaran Zodiak untuk Mengenal si Dia Lebih Dalam (Part 1)

Sebagai konstruksi sosial, gender bisa memiliki arti berbeda dari masyarakat ke masyarakat, dan dapat berubah seiring berjalannya waktu. 

Hubungan antara gender dan seks

Apa beda Seks dan Gender?
foto: cheos.ubc

Dalam beberapa hal, gender dan seks dapat dikaitkan antara satu sama lain. 

Umumnya, jika seseorang dilahirkan sebagai laki-laki, mereka adalah laki-laki, hal tersebut juga berlaku terhadap perempuan. Begitu pula dengan mereka sebagai cisgender

Transgender dan cisgender merupakan dua hal berbeda. Ketika seseorang mengidentifikasi diri mereka sebagai transgender, terdapat kemungkinan karena mereka mengidentifikasi diri sendiri berbeda dengan gender yang telah dibawa sejak lahir. 

Baca Juga  6 Tanda Gaslighting dan Waspadai Sebelum Terlambat!

Orang-orang sering memisahkan istilah gender dan seks dan mengatakan “gender terdapat di dalam otak” dan “seks terdapat di dalam celana”. Meskipun menerima seseorang berdasarkan gender yang mereka yakini merupakan hal baik, hal ini memiliki dampak buruk bagi mereka sebagai transgender.

Ketika seorang transgender diinterpretasikan dengan jenis kelamin sejak mereka lahir—bukan sebagai jenis kelamin yang mereka yakini, hal ini berdampak secara signifikan bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional mereka. 

Sebagai contoh, hal seperti mempersulit perolehan hak-hak fundamental bagi para trans, seperti perawatan kesehatan, bahkan ke akses kebutuhan dasar, seperti kamar mandi umum. 

Nah itu dia perbedaan seks dan gender. Bagaimana menurutmu? Sudah lebih tahu kan? Tulis pendapatmu di kolom komentar, ya.


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Like it? Share with your friends!

0
Audy

error: Maaf ya
Choose A Format
Format Berita
Beritakan informasi Pop Culture dan Lifestyle terkini di sini!