1

Di Bawah Umur menjadi film kesekian yang akhirnya gagal tayang di bioskop dan masuk layanan streaming Disney hotstar+. Dengan peran utama Angga Yunanda, film ini mungkin diharapkan bisa sesukses Dua garis biru, film Angga pada waktu sebelumnya yang berhasil meraih banyak kesuksesan dan membuat namanya juga semakin bersinar.

Dengan trailer resmi yang disebar, penonton berharap banyak pada film ini. Apalagi sejak awal penonton digiring kembali pada ingatan film Dua Garis Biru, kisah tentang Angga ‘menghamili’ seorang gadis remaja. Dan penulis, menjadi salah satu orang yang menaruh harapan besar pada film ini.

Sayangnya, film ini cukup membuat terkejut dengan isinya. Penasaran engga? Simak ulasan film dibawah umur dari yunoya berikut ini!

Sinopsis Singkat Yang Lebih Mirip Premis

Film Dibawah umur

Hampir di semua catatan tentang film Di Bawah Umur ini, semua sinopsis yang ditulis hanya tentang seorang anak lelaki bernama Aryo yang jatuh cinta pada Lana, gadis pindahan dari Bandung. Sayangnya Lana tidak bisa membalas perasaannya. Alasannya? Tidak tahu. Sinopsis ini lebih mirip sebuah premis, itupun premis mentah.

Seolah sinopsis itu benar-benar mentah dan asal di produksi, tanpa melihat landasan ceritanya, lalu konfliknya, realitanya dan lain-lain. Film yang ditulis oleh Sukdev Singh ini seperti salah dalam mengambil referensi dalam film yang diproduksinya. Entah darimana referensi semua ceritanya, gambaran semua hal yang ada di film ini bukan ‘kisah nyata’ banget.

Baca Juga  Ini 5 Rekomendasi Film Karya Ernest Prakasa yang Wajib Kamu Tonton!

Banyak Hal Yang Tidak Masuk Akal

Film Dibawah umur

Pada 10 menit pertama menonton, masih terasa menyenangkan dan banyak penasarannya. (yang membuat menyenangkan sebenarnya adalah penampilan Angga sebagai Aryo yang gantengnya engga biasa. Dibanding penampilannya di Dua garis biru, jelas Angga disini sungguh-sungguh mempesona).

Di awal, penonton disuguhkan sebuah konflik, kisah tentang seorang gadis yang hamil diluar nikah dan membuat malu keluarga. Tapi tidak dijelaskan siapa dia, dari mana, dan lainnya.

Tiba-tiba penonton dibawa ke set lokasi, sebuah sekolah di Jakarta. Tempat Aryo dan Lana bersekolah. Lana adalah siswa pindahan dari Bandung yang kemana-mana pakai jaket, padahal Jakarta panasnya bukan main. Begitupun dengan Aryo, jaket kulit hitamnya mungkin hiasan semata, tau sendiri Jakarta seperti apa.

Kemudian, scene dimana sebuah misteri mulai terjadi, yaitu ada tulisan-tulisan di kamar Lana. Isinya hal sederhana, tapi cukup membuat penasaran. Bahkan penulis sendiri berulang kali berpikir, siapa yang melakukannya? Apakah si A, B atau C. selain itu, ada hal yang benar-benar bikin bingung dan malu melihatnya.

Baca Juga  Aksi Kocak Baim Wong di Film Agen Dunia Hadir Eksklusif di Disney+ Hotstar

Ketika Lana dan sahabatnya naik TJ atau Busway, menuju kota tua untuk membeli sebuah CCTV. Masalahnya adalah, mereka ngapain joget disana? Joget ala tik-tok yang tidak jelas landasannya.

Ada juga scene dimana anak-anak dikumpulkan untuk mengikuti seminar, yang membahas tentang free sex. Yang dibawakan oleh seorang Ustadz, lalu ditimpali oleh pertanyaan-pertanyaan yang meledek dari para siswa. Atau, cerita tentang mengapa Lana dipindahkan dari Bandung ke Jakarta.

Jika ingin melindungi Lana dari pergaulan bebas, bukankah memindahkannya ke Jakarta seperti membuang ia ke hutan belantara yang bebas? Jakarta itu keras, seperti tidak masuk akal saja.

Dan yang paling terakhir adalah, banyak penonton yg meromantisasi pelanggaran privasi yg di alami oleh Lana. Daripada spoiler, lebih oke untuk nonton sendiri sih.


eitss, jangan stop dulu. Masih ada yang harus kamu ketahui nih mengenai Di Bawah Umur. klik halaman kedua yaa!


Like it? Share with your friends!

1
AlyaSuwandi

error: Maaf ya
Choose A Format
Format Berita
Beritakan informasi Pop Culture dan Lifestyle terkini di sini!