Tabu: Mengusik Gerbang Iblis, Film Horor Indonesia Di Netflix Yang Wajib Ditonton!


Membahas film horor Indonesia memang sedikit sulit rasanya, bagaimana tidak, kini horor Indonesia hanya seperti lelucon. Menampilkan hal-hal seram apa adanya yang cenderung tidak masuk akal. Meski begitu, ternyata masih ada yang bisa diharapkan bagi para pecinta horor. Setelah kumpulan filmnya Joko Anwar, karya Chand Parwez Servia juga bisa diandalkan.

Produser dari film Kafir: Bersekutu Dengan Setan ini cukup baik dalam menampilkan film-film horor, setelah Kafir yang begitu apik kini ia hadir membawa Tabu: Mengusik Gerbang Iblis yang juga begitu apik dan luar biasa. Setidaknya tidak menjadi horor ala-ala Indonesia sekarang. Bahkan film yang tayang di Netflix pada tanggal 24 November 2020 kemarin mendapatkan rating hingga 93%, rating yang cukup tinggi bagi film horor Indonesia.

Tentunya ada banyak hal yang menarik untuk dibahas dalam film ini, apa saja yang akan dibahas? Simak tulisan Yunoya berikut ini yaa!

Sinopsis

Tabu: Mengusik Gerbang Iblis,

Diaz (Angga Yunanda) hadir sebagai sosok yang begitu tertarik dengan dunia gaib, bersama pacarnya Keyla (Nadya Fricella) ia terus mencari banyak hal gaib sebagai pembuktian kepada teman-temannya yang tidak pernah percaya dengan hal demikian. Tanpa basa-basi, Diaz langsung mengajak teman-temannya yaitu Mahir (Bastian Steel), Agatha Chelsea (Muti), Rayn Wijaya (Tio) dan Elina Joerg (Adis) untuk pergi ke Leuweung Hejo, sebuah tempat angker yang tepat untuk mencari penampakan.

Baca Juga  3 Fakta Menarik PARANOIA, Karya Terbaru dari Miles Films!

Diawal Diaz telah memberikan peringatan kepada teman-temannya untuk tidak melakukan beberapa hal seperti; mengambil barang, membuang apapun sembarangan, dan berbicara kasar. Sayangnya larangan adalah hal yang wajib dilakukan, dan ketiga larangan tersebut dilakukan oleh teman-temannya.

Baru semalam mereka berkemah, Keyla sudah merasa tidak nyaman dan meminta untuk pulang. Sayangnya kepulangan mereka terhambat karena Diaz tiba-tiba menghilang, dan tiba-tiba muncullah sesosok anak kecil yang mengantarkan mereka pada Diaz. Sesuatu terjadi pada Diaz, hingga mereka pulang kembali ke kota dengan keadaan Diaz yang masih sama.

Keputusan Keyla dan Diaz membawa anak kecil tersebut ke kota adalah hal yang cukup buruk, satu persatu kejadian aneh mulai terjadi. Mulai dari Diaz yang sering berbicara mantra aneh, hingga mulai ada nyawa yang menghilang.

Ide Cerita Yang Klasik, Tapi Cukup Asik

Tabu: Mengusik Gerbang Iblis,

Cerita yang disajikan dalam film Tabu: Mengusik Gerbang Iblis terbilang klasik, selayaknya film horor awal tahun 2000-an yang mengedepankan jumpscare dan sosok hantu yang ‘hancur dan berantakan’. Ditambah isi dari film ini hanya tentang kumpulan anak-anak yang pergi ke sebuah tempat terlarang, namun tetap saja film ini menjadi tontonan yang asik.

Sayangnya opening yang diberikan masih terkesan kurang, seperti tiba-tiba saja kita disuruh percaya bahwa ada anak SMA yang se’gila’ itu dengan hal gaib sampai nekat pergi ke tempat yang sangat jauh hanya untuk mencari penampakan. Alasan dibalik kesukaan Diaz mengenai hal itupun tidak dijelaskan di awal.

Baca Juga  Review Film Imperfect: Cantik Belum Tentu Bahagia

Tapi ya itu tadi, jumpscare nya cukup bikin merinding. Yang tiba-tiba ditarik, atau sosok anak kecil yang tiba-tiba berubah besar, dan hal lainnya. Tidak disajikan ala kadarnya gitu. Selain itu yang patut diacungi jempol adalah tim art director yang sungguh niat dalam memberikan kesan horor dalam film ini, yang bahkan sering dilupakan dalam film ini. Contohnya adalah scene dimana rumah Diaz yang tiba-tiba berubah menjadi hutan saat Diaz mulai dirasuki lagi, padahal scene tersebut hanya butuh beberapa detik saja.


baru sedikit, masih ada banyak pembahasan menarik loh mengenai film Tabu ini. yuk klik halaman selanjutnya untuk lanjut baca!


AlyaSuwandi

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals