Manfaat Detoksifikasi Digital, Menjadi Lebih Fokus pada Dunia Nyata


Detoksifikasi digital atau lebih dikenal dengan istilah digital detox merupakan kegiatan tidak menggunakan perangkat teknologi dalam kurun waktu tertentu. Kegiatan detoksifikasi ini berguna agar seseorang dapat lebih fokus ke dunia nyata ketimbang dunia maya. 

Alasan untuk melakukan detoksifikasi digital

Apa itu Detoksifikasi Digital?

Detoksifikasi digital memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat dari Detoksifikasi Digital adalah mampu meredakan stres berasal dari konektivitas bersifat konstan. 

Sebuah penelitian oleh Nielsen Company pada tahun 2018 menghasilkan bahwasanya orang dewasa rata-rata menggunakan perangkat digital rata-rata hingga 11 jam. 

Penggunaan perangkat digital secara berlebihan dapat menyebabkan penggunanya mengalami behavioral addiction. Akibatnya, untuk beberapa momen tertentu, penggunaan perangkat digital menjadi lebih berlebihan dan malah menimbulkan masalah pada fisik, psikologis, dan kehidupan sosial. 

Rilisan studi oleh Common Sense Media melaporkan sebanyak 50% remaja dengan jumlah 620 orang setuju bahwa mereka kecanduan menggunakan perangkat digital. Kemudian 78% remaja mengatakan bahwa mereka memeriksa perangkat digital mereka hampir setiap jam. 

Dampak dari penggunaan perangkat digital, berdasarkan penelitian

Apa itu Detoksifikasi Digital?
Foto: DNA India
  • Penggunaan teknologi mengakibatkan stres

Ketika orang-orang sering membayangkan kehidupan tanpa penggunaan perangkat digital, penelitian dan hasil survei menyatakan bahwa teknologi turut berkontribusi mengakibatkan stres. 

Rilisan studi oleh BMC Public Health mengatakan penggunaan teknologi pada orang dewasa memiliki kaitan dengan masalah tidur, gejala dari gangguan depresi, dan kenaikan level stres. 

  • Penggunaan perangkat digital mengganggu kualitas tidur

Sebuah studi dirilis oleh Global Pediatric Health membuktikan pengguna perangkat digital secara berlebihan, terlebih sebelum waktu tidur, dapat mengganggu kualitas dan kuantitas tidur. 

Pada studi tersebut, peneliti juga menemukan anak-anak pengguna perangkat digital sesaat sebelum waktu tidur memiliki kualitas tidur yang buruk. Studi itu juga menemukan bahwa penggunaan perangkat digital pada malam hari berkaitan dengan kenaikan indeks massa tubuh. 

Sebuah penelitian dirilis oleh ScienceDirect juga membuktikan penggunaan perangkat elektronik untuk sosial media di tempat tidur memiliki efek buruk saat tidur dan suasana hati. Studi itu menemukan bahwasanya penggunaan media sosial ketika di atas kasur meningkatkan kecemasan, insomnia, dan memperpendek durasi tidur. 

  • Penggunaan sosial media secara berlebihan memiliki kaitan terhadap kesehatan mental

Sebuah studi dilakukan di University of Pennsylvania menerbitkan penelitian eksperimen pertama mengenai kaitan antara penggunaan sosial media menurunkan tingkat kesejahteraan. 

Hasil dari studi itu juga menemukan dengan membatasi penggunaan sosial media bisa menurunkan gejala depresi dan kesepian. 

Cara melakukan detoksifikasi digital

Apa itu Detoksifikasi Digital?

  • Realistis

Artinya, penggunaan perangkat digital masih bisa dilakukan, namun dengan batas waktu minimal. Tentukan jadwal kapan harus menggunakan perangkat digital dan kapan waktu jedanya. 

Selama waktu istirahat tersebut, seseorang bisa melakukan hal lainnya. Kuncinya adalah memutuskan hubungan dengan jadwal dan hidup untuk sementara dari kehidupan digital. 

  • Tentukan batas waktu

Meskipun tidak selalu mungkin untuk tidak tetap menggunakan perangkat digital, seseorang bisa menjadwal kapan waktu untuk penggunaan alat perangkat tersebut demi kebaikan mental dan kesejahteraan diri. 

Contoh-contoh kondisi di mana seseorang mungkin ingin membatasi waktu penggunaan perangkat teknologi, seperti:

  1. Saat sedang makan, terlebih ketika bersama orang lain
  2. Saat baru bangun dan ingin tidur di malam hari
  3. Kala sedang melakukan sebuah kegiatan, seperti hobi
  4. Ketika sedang menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga
  • Hindari yang bersifat mengganggu

Salah satu cara untuk memulai detoksifikasi digital adalah dengan melakukan mode silent atau matikan semua notifikasi dari perangkat digital. Entah  itu dari aplikasi media sosial, websites, yang berpotensi memiliki notifikasi dari waktu ke waktu. 

Sebuah studi menemukan kehadiran perangkat digital, bahkan saat sedang tidak menggunakannya secara efektif, bisa menurunkan tingkat empati dan kualitas sebuah percakapan. 

Fenomena ini oleh para peneliti dijuluki sebagai ‘The iPhone Effect’.

Tips dalam melakukan detoksifikasi digital

Apa itu Detoksifikasi Digital?

Terdapat beberapa hal bisa dilakukan untuk memastikan detoksifikasi digital berhasil dilakukan:

  1. Beritahu keluarga atau pun teman kalau sedang melakukan detoksifikasi digital.
  2. Cari cara untuk tetap fokus dan terus melakukan aktivitas lain.
  3. Hapus media sosial dari perangkat digital untuk menghindari penggunaan terus menerus.
  4. Cari udara segar; bertemu teman atau jalan-jalan ketika tergoda untuk menggunakan perangkat digital. 
  5. Buat sebuah jurnal untuk mencatat progres, tulis juga apa yang didapat/dialami setelah melakukan detoksifikasi digital. 

Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!

Baca Juga  Yuk, Icip Brown Sugar Bubble Baru Ala Family Mart!

Audy

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals