Masturbasi merupakan sebuah istilah digunakan untuk mengarah ke kondisi dimana seseorang merangsang area kelaminnya agar terangsang secara seksual, dan sering kali, juga untuk mencapai orgasme. Ada loh efek masturbasi yang harus kamu perhatikan.

Orang-orang melakukan masturbasi dengan berbagai macam alasan. Termasuk untuk mencapai kesenangan, kenikmatan, ataupun pelepasan ketegangan. 

Istilah masturbasi saat ini sangat sering digunakan. Akan tetapi, istilah masturbasi seringkali tidak didefinisikan dengan jelas meskipun banyak digunakan dalam pendidikan seks, penelitian seks, dan pengaturan klinis. 

Rilisan artikel di jurnal The Journal of Sex Research menunjukkan bahwa istilah masturbasi bagi tiap orang berbeda secara substansial dalam hal perilaku. Oleh karena itu, penting untuk diingat bahwa definisi dari masturbasi kemungkinan besar berbeda dari orang ke orang.

Persepsi Mengenai Masturbasi

Efek Masturbasi

Terlepas dari seberapa umum masturbasi, masih banyak stigma buruk dan rasa malu ketika membahasnya.

Rilisan studi oleh SpringerLink dengan partisipan sebanyak 72 siswa di kelas seksualitas manusia, melakukan survei terkait persepsi dan perasaan mereka tentang masturbasi. 

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi dan perasaan remaja terhadap masturbasi merupakan hasil dari proses perkembangan, meliputi:

  • Belajar tentang tindakan masturbasi dan bagaimana melakukannya
  • Mempelajari dan menginternalisasi kontradiksi sosial stigma dan tabu dari masturbasi
  • Menerima ketegangan stiga dan kesenangan dirasakan setelah masturbasi 

Studi tersebut juga menghasilkan bahwa terdapat perbedaan menonjol terkait stigma dari masturbasi. Disebutkan bahwa perempuan masih berjuang dengan kontradiksi stigma dari masturbasi. 

Sedangkan sebagian besar pria mengakui aspek-aspek bermanfaat untuk perkembangan seksual yang sehat dihasilkan dari masutrbasi. 

Pemberdayaan Seksual dari Masturbasi

Efek Masturbasi

Ketika sebagian orang menganggap masturbasi sebagai hal tabu, di lain sisi terdapat kemungkinan menggunakan masturbasi sebagai pemberdayaan seksual. 

Rilisan studi oleh Sage Journals melakukan survei terhadap 765 partisipan perempuan terkait pengalaman mereka selama masturbasi. Hasil menunjukkan bahwa kebanyakan wanita merasa diberdayakan secara seksual ketimbang merasa malu karena melakukan masturbasi. 

Selain itu, studi juga menunjukkan bahwa masturbasi juga bisa digunakan untuk mempelajari lebih lanjut tentang tubuh mereka, dan bagaimana menikmati kenikmatan seksual dalam berbagai cara. 

Studi lainnya dilakukan dengan partisipan adalah para perempuan disabilitas, terkait pengalaman seksual, pelecehan seksual, dan manfaat dari masturbasi. 

Hasilnya adalah masturbasi memungkinkan para partisipan untuk menyesuaikan diri dengan pengalaman negatif sebelumnya (pelecehan seksual) dan untuk mempromosikan otonomi seksual mereka. 

Terlebih dalam konteks disabilitas fisik dan pengalaman pelecehan seksual di masa lalu, masturbasi menawarkan berbagai macam opsi aman bagi mereka untuk berjalan maju dari pengalaman negatif, serta merasa diberdayakan secara seksual, untuk mendapatkan kembali tubuh mereka menikmati kenikmatan seksual. 

Efek Masturbasi terhadap Kesehatan Mental

Efek Masturbasi

Dari berbagai rilisan studi di atas, dapat diberi kesimpulan bahwa masturbasii memiliki banyak manfaat. Seperti kenikmatan seksual, kesenangan, bahkan memungkinkan bagi seseorang untuk mendapatkan kembali tubuh mereka setelah pengalaman negatif seperti pelecehan seksual. 

Apalagi, bagi mereka dengan kemungkinan dibesarkan dengan pandangan bahwa masturbasi adalah hal tabu. Masturbasi memberikan bagi kesempatan langka bagi mereka untuk mengenal tubuh dengan cara penuh kasih. 

Meskipun masturbasi tidak berbahaya secara inheren, aktivitas apapun harus dinilai ulang jika itu memiliki dampak negatif substansial pada hubungan atau area di dalam hidup. 

Seperti perilaku seksual, hal ini mencerminkan kecanduan seksual dan mungkin memerlukan pengobatan. Nah sekarang kamu sudah tahu efek masturbasi, jadi mari jaga tubuh dengan baik, ya.


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Audy

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals