Karakter komik Godam! Dalam beberapa tahun ke depan nama karakter ini tak lagi asing bagi kaula muda negeri ini. Karakter fiksi karangan Alm. Wid NS ini merupakan yang paling banyak menarik perhatian.

Bukan hanya kostumnya, tapi juga kekuatannya yang dianggap sama dengan sosok superhero asal Amerika Serikat. Ya, Superman!

Tapi di artikel ini Yunoya Media ngga akan membandingkan kedua karakter ini, ya. Keduanya memiliki bagian tersendiri. Dan sekarang Yunoya Media akan mengulas uniknya karakter Godam ini. Yuk baca!

1. Godam itu berbeda

Godam seperti namanya. Dia kuat bak palu, kokoh bak palu, dan gigih bak palu pula. Namanya mengandung makna yang dalam mengenai bagaimana dan seperti apa kekuatannya. Menurut kami Godam tidaklah boleh disamakan dengan Superman. Jelas, Superman adalah individu yang sama untuk dua situasi berbeda. Sedangkan Godam sebaliknya. Dia berbeda dengan dirinya di kehidupan normal. Godam hanya menumpang di sebuah raga manusia bernama Awang. 

Sampul Tirani Biru Di Negeri Godam

2. Tabula Rasa si Godam

Cuplikan Godam Putih Hitam

Godam adalah bangsawan di negeri Godam yang mana berada di dimensi yang berbeda dengan dimensi manusia. Godam sedari kecil hidup teraniaya dan terusir hingga sewaktu bayi diburu oleh Ratu Candalani untuk dibunuh. Setelahnya dia selamat dengan kisah yang sedikit mirip dengan Nabi Musa.

Awang sendiri dalam komik terbarunya, Godam Putih Hitam berprofesi sebagai supir bus. Ketika Awang berubah Godam akan muncul menggantikan dirinya. Godam dan Awang adalah dua orang yang benar-benar berbeda. Jika Superman menjerit jika didekatkan dengan batu Kryptonite. Godam malah akan kehilangan kekuatannya jika dia membeberkan identitas aslinya sebagai Awang! Ya, kalian ngga salah baca kok. Ini salah satu janji Godam dengan Bapa Kebenaran.

Walau kekuatannya bak Dewa dari Barat. Godam dilarang keras membunuh apapun yang terjadi. Caranya melumpuhkan lawan adalah dengan membuat mereka pingsan. Yang intinya, jangan sampai mati. Heran Ya itu juga termasuk dalam perjanjian. Seharusnya kita belajar dari Godam. Sekuat apapun kita tetaplah bersikap selayaknya manusia.

Dalam beberapa edisi komiknya Godam tak lebih dari manusia yang hanya dianugerahi kekuatan. Tak pernah mendewa walau sejatinya dia mampu. Inilah uniknya Godam di mata kami. Jadi apakah kamu setuju dengan ulasan kami?


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Iqbal Pradana

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals