3 Nasihat Hidup dari Tiga Pahlawan Unggulan Bumilangit

Di dalam komik lazim menyisipkan nasehat atau slogan-slogan yang bermuatan makna dan maksud tertentu. Sama halnya dengan Trisul Bumilangit yang telah Yunoya Rangkum.


Dewasanya, komik adalah media hiburan yang membidik anak-anak. Tapi lambat laun baik muda maupun lansia, menikmati sajian dari cerita bergambar ini. Tak ayal sebagai media penyampai cerita, keberadaannya sering dijadikan alat propaganda dan pesan-pesan tertentu, termasuk pahlawan unggulan Bumilangit.

Kebanyakan hanyalah sebuah cerita fiktif belaka. Tapi tak sedikit komik yang mempunyai garis waktu percis seperti perisitiwa di dunia nyata termasuk tiga pahlawan unggulan Bumilangit. Adapun komik sering disisipi beragam opini dan sentilan khas dengan tujuan mengomentari permasalahan sosial. Mau itu ekonomi, budaya, sampai dengan suatu gerakan tertentu.

Bumilangit, salah satu label komik terbesar di Indonesia ini masih mempertahankan semangat yang terkandung di dalam masing-masing karakter komik mereka. Berikut ini adalah ulasan saya tentang 3 pahlawan unggulan Bumilangit. Yuk baca!

  1. 1 Gundala


    Gundala singkatnya seorang pemuda jenius yang sedang diterpa situasi melankolis pada saat hujan membasahi tubuhnya. Gundala bukanlah Jagoan murni. Dia diangkat dan diamanatkan untuk berbuat kebaikan. Alm. Hasmi sepertinya menyadari situasi pemuda kala itu. 

    Terobsesi pelajaran hingga lupa malam untuk kencan. Hasmi membuat sebuah karakter Jagoan yang dimanusiakan oleh Dewa (Entitas yang Esa di kehidupan Manusia).

    Mungkin Kaisar Kronz bukan Dewa sebenarnya. Tapi dia merupakan wujud yang tak tercapai oleh akal manusia. Cuma dia mampu merubah Sancaka dalam sekejap mata. Mungkin ini mirip dengan hubungan manusia dengan Tuhan. 

    Sebuah ikatan penting yang memengaruhi keputusan kita dalam bertindak. Mungkin itu alasan kenapa Sancaka cepat move on. Haha.

  2. 2 Godam


    Godam memang kuat. Tapi tak sekokoh namanya, dalam cerita Godam, karakter karangan Alm. Wid NS ini adalah ancaman bagi Tirani. Kehidupannya sedari berbentuk zigot sampai berjenggot terus mendapati cobaan. 

    Berbagai macam pengusiran dia alami. Bagi saya, Godam sengaja diciptakan Wid NS untuk mewakili penderitaan setiap anak di muka Bumi ini. Yang semasa hidupnya merasa tak dibutuhkan figurnya di dunia.

    Rasanya seperti Tuhan memain-mainkannya dalam sandiwara kehidupan ini. Tapi Bapa Kebenaran laksana Tuhan yang menunjuk Awang sebagai telaga di tengah kerasnya kehidupan.

    Singkat cerita mendefinisikan harapan dan perjuangan seseorang untuk keluar dari masa sulitnya hingga kuat dan tak terkalahkan. Pada intinya untuk sampai di titik tertinggi, manusia harus melewati banyak hambatan. Mungkin itu maksudnya.

  3. 3 Sri Asih


    Sri Asih merupakan karakter wanita ciptaan R.A Kosasih. Beliau jugalah pengarang komik legendaris, Mahabharata. Sri Asih tentulah Jagoan tertua yang ayu manakala sosoknya bertransformasi menjadi Nani Wijaya. Sri Asih bisa jadi satu dari banyak pejuang kesetaraan yang mencoba lazim digaungkan pada masa itu.

    Bilamana sosok ini nyata, dia bersanding dengan banyak nama, seperti R.A Kartini. Esensi Si Asih dalam kehidupan bagaikan surat yang ditulis Kosasih sendiri untuk nafas perjuangan kala itu. 

    Dan tentu saja moralitas kewanitaan dalam komik beliau disertai semangat kesetaraan. Pun jika menengok Mahabharata dan komik wayang sejenis ciptaannya, semangat itu tak pernah berubah.


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!

Baca Juga  Virgo and The Sparklings, Film Kedua dari Jagat Bumilangit Mulai Produksi!

Iqbal Pradana

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals