Kembali pada masa kejayaannya pada agustus 2019 kemarin. Gundala rupanya tak hanya sebatas pada sang Jagoan yang diperankan oleh aktor Abimana Artasatya itu. Melihat lebih jauh selain dari pada sang penjahat, Pengkor. Ada kelompok lain yang membuat kami terheran-heran. Seberapa pentingkah kelompok yang akan gue bahas ini?

Kelompok itu ialah Preman Squad. Dijuluki demikian oleh sang Sutradara, Joko Anwar. Preman Squad awalnya adalah benalu pasar yang ada di film Gundala.

Mereka sedari awal merupakan problema warga sekitaran pasar, mereka keras, mereka rakus dan licik. Tapi, tidak semua karakternya begitu. Jika kita menonton filmnya hingga akhir. Kita bisa paham karakteristik mereka tidaklah murni.

Di salah satu scene pernikahan, warna mereka langsung berubah begitu lawak. Komedi ringan itu sangat khas untuk standar orang Indonesia. Film aksi yang sedianya ditampilkan garang berubah menjadi lentur akibar ulah orang-orang ini.

Preman Squad mengawali film seperti antagonis sungguhan walau sebenarnya mereka hanya pemicu dari konflik yang sebenarnya terjadi. Tanpanya tentu saja selain dari pada peran Anak Bapak.

Preman Squad membangkitkan jagoan kita dengan cara yang begitu instan dan frontal. Gue mengiranya mereka hanya benalu pasar tanpa efek berarti. Rupanya tidak.

Aktor yang memerankan anggota Preman Squad sendiri bukanlah aktor jagung yang minim pengalaman. Sebaliknya, dari Tanta Ginting sampai Donny Alamsyah, mereka sangat profesional memerankan masing-masing Jagoannya.

Preman Squad bisa dibilang figuran tak berguna dan payah sepanjang film ini. Tapi perlu diingat bahwa tanpa adanya mereka, Gundala akan terus menjadi pajangan semata untuk film ini. Sampai pada akhirnya gue penasaran sehebat apa kelompok ini sampai akan dimunculkan kembali di sekuel Gundala, Gundala Putera Petir nantinya.

Padahal jika bisa kita ingat-ingat lagi. Preman Squad hanya melakukan dua kali kebajikan. Seolah-olah mereka tobat dan menerima keadaan. Tapi cukup bagus untuk kita mengetahui bahwa nasib mereka tidak terjebak hanya sebatas Tukang Palak. Gue paham sampai di sini kita bingung dengan tugas apa yang akan diemban oleh Preman Squad?Tapi setidaknya gue bisa berspekulasi, keberadaan mereka tak lain dan tak bukan adalah cara Joko Anwar menciptakan efek kejut untuk keadaan darurat dari Jagoan kita. Seperti dalam kasus yang sudah sudah, seperti film Perempuan Tanah Jahanam. Yang awalnya gue kira Asmara Abigail akan berwatak jahat. Tapi malah sebaliknya dan sangat memuaskan dahaga gue saat menonton filmnya.

Mungkin itulah yang ingin digunakan Joko Anwar kepada Preman Squad. Dengan tanpa adanya kekuatan super. Praktis gue mengira preman-preman ini akan bertransformasi sebagai agen mata-mata grup jagoan, Patriot. 

Gue sangat yakin para jagoan kita tidak mau bergerilya jauh-jauh ke pemukiman kota untuk mencari informasi. Dan siapa yang pandai melakukan itu? Yap, benar sekali. Preman Squad. Penantian kita akan terjawab mungkin paling lambat di Gundala Putera Petir atau ekstrimnya, ya, di film Sri Asih.

Bagaimana dengan pendapat kami? Apa kalian setuju? Berikan komentarmu!


ngin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Iqbal Pradana

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals