Mengenal Merpati: Cinta Sejati Gundala di Bumilangit!

Merpati alias Sedha Esti Wulan Pratiwi merupakan wanita yang telah ditakdirkan bersama di pangkuan Gundala. Sudah kami rangkum di Yunoya Media.


Sebagai Merpati di Gundala, perannya akan sangat vital jika kita membandingkan karakter lain yang dianggap lebih penting ketimbang karakter gadis pasar yang satu ini.

Lalu seberapa penting Merpati dalam kelangsungan nasib Gundala? Yuk baca rangkumannya!

Merpati alias Sedha Esti Wulan Pratiwi adalah karakter komik lainnya yang ikut berayun di film ini. Seperti kita lihat Wulan di sini sama sekali belum menemukan jati dirinya sebagai pahlawan super. Masuk akal jika kita melihat semesta filmnya akan sangat berbeda dari versi komiknya.

Wulan di sini diperankan oleh Tara Basro yang sekali lagi terlampau cocok untuk pribadi Wulan yang menurut gue pribadi tidak begitu kompleks di komiknya. Dalam komiknya Wulan digambarkan sebagai wanita yang tenang, luwes, cerdik dan mengutamakan kepentingan banyak orang.

Sepertinya dari sekian banyak sifat itu, sifat tenang tidak ada di dalam diri Wulan versi film. Ketangkasannya melawan premanisme dan tekadnya yang berapi-api menandingi nyala petir dari Gundala itu sendiri.

Kekuatan seorang Merpati tidak bisa dianggap ringan begitu saja. Banyak sentuhan mistik yang terlampau membaur di dalam dirinya. Terbang dan kuat sudah lebih dari cukup untuk menakuti lawan-lawannya.

Baca Juga  3 Nasihat Hidup dari Tiga Pahlawan Unggulan Bumilangit

Gue sendiri masih penasaran bagaimana Bumilangit memposisikan diri sebagai penengah untuk merasionalkan kekuatan Merpati ke dalam bentuk sinemanya, yang mana kita tidak bisa menelan mentah-mentah penjelasan mistik tanpa didasari pemaparan secara sains.

Wulan sejatinya ditakdirkan sebagai kekasih masa depan si Putera Petir. Baik di komiknya, perjalanan cinta mereka memanglah tidak mudah. Wulan di film juga meniadakan rasa yang ada saat pertama kali melihat Sancaka. Walau kita sudah tahu bahwa rasa cinta itu telah muncul, setidaknya di salah satu bagian lucu saat Wulan memakai rok.

Keberadaan Wulan memang dinilai penting untuk mengimbangi kegelisahan Sancaka. Terlepas dari masa lalunya yang kelam, Wulan ibarat telaga yang mampu memberikan asah untuk Sancaka menemukan sang Ibu kembali.

Pada kenyataannya kita harus menerima Wulan dalam filmnya gagal untuk tampil sebagai jagoan seperti aksinya di setiap komik lawas, yang tentu telah kita harapan saat pengumumannya disiarkan oleh pihak Bumilangit Studios dan Screenplay Films. Tapi tetap saja kemungkinan itu akan kita dapatkan nanti di film Bumilangit berikutnya.

Baca Juga  Ini Penjelasan After Credit Gundala Kalau Kamu Belum Tahu!

Biar bagaimana pun, Wulan tetaplah faktor utama mengapa cinta dan kepercayaan berbaur menjadi satu. Hal yang yang kita semua tahu adalah omong kosong belaka saat Sancaka mati-matian berjuang mempertahankan hidupnya. Menarik bagaimana kisah cinta mereka berlanjut.

Apapun penilaian publik pada karakter ini. Gue sangat percaya Wulan tetaplah mampu memberikan bumbu cinta yang manis seperti apa yang telah dia berikan dalam komiknya. Di dalam komik seri berjudul lain, Wulan tampaknya enggan berhadapan dengan banyak masalah dan sedikit tampil walau kekuatannya berbobot.

Mungkin ini yang tetap dijaga oleh banyak pihak saat karakter Wulan alias Merpati muncul dan bergabung pada jalannya cerita Sancaka.

Lalu apa kamu suka dengan ulasan kami? Berikan komentarmu dan bagikan artikelnya ke teman-temanmu, ya!


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Iqbal Pradana

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals