Stigma tentang kopi sebagai pemicu tekanan darah tinggi, meningkatkan level kolesterol, dan menjadi pemicu serangan jantung sudah terpatri sejak dahulu.

Namun, sebuah rilisan studi oleh Sciencedirect mengenai manfaat kopi, hasilnya menyebutkan bahwa kopi tidak mempengaruhi tingkatan risiko penyakit jantung.

Dalam studi tersebut juga menyebutkan dengan meminum kopi 3 hingga 4 gelas per-harinya masih dalam kategori aman dan bahkan dalam beberapa kasus memiliki manfaat tersendiri.

Benarkah Kopi Meningkatkan Daya Ingat?

Sebuah studi meta-analisis dari American Health Association (AHA Journals) juga menyebutkan tidak adanya hubungan antara kopi dengan risiko gagal jantung, berdasarkan jenis kelamin atau pun riwayat serangan jantung dan diabetes.

Pada sebuah tulisan pada majalah New York Times menyebutkan bahwa meminum segelas kopi atau kurang dari itu tidak berefek apa-apa. Akan tetapi, meminum dua gelas kopi setiap harinya dapat menurunkan risiko gagal jantung sebanyak 31 persen.

Di sisi lain, sebuah studi mengenai kaitan asupan kopi dengan insiden risiko gagal jantung unggahan AHA Journals menyebutkan bahwa meminum setidaknya satu gelas kopi per-hari dapat menurunkan risiko gagal jantung. Minum kopi lebih banyak juga dikaitkan dengan risiko gagal jantung lebih rendah.

Dari laman Insider, menyebutkan bahwa kopi tanpa kafein menjadi pengecualian. Kopi tanpa kafein tidak terkait manfaat yang sama, bahkan salah satu penelitian menyebutkan bahwa kopi tanpa kafein dikaitkan dengan risiko gagal jantung lebih tinggi.

Benarkah Kopi Meningkatkan Daya Ingat?

Menurut Dr. David Kao, seorang asisten profesor pada jurusan Kardiologi di University of Colorado School of Medicine hubungan antara kafein dan kopi sebagai penurun resiko penyakit jantung merupakan hasil mencengangkan.

Akan tetapi, Kao juga mengingatkan bahwa belum ada bukti lebih akurat dan merekomendasikan seseorang untuk meningkatkan konsumsi kopinya setiap hari untuk menurunkan risiko gagal jantung.

Kao juga menyebutkan bahwa untuk menurunkan risiko gagal jantung, hal itu juga perlu diikuti dengan perubahan pola kehidupan, seperti, berhenti merokok, menurunkan berat badan, atau pun berolahraga.

Federasi dari pedoman diet menyebutkan dengan meminum tiga hingga 5 ons kopi tanpa gula setiap harinya dapat dijadikan sebagai bagian dari diet sehat. Akan retapi, minuman kopi dengan berbagai macam tambahan seperti krimer dan gula dapat menghilangkan manfaat dari kopi itu sendiri.

kopi antimainstream

Kopi hitam menjadi varian kopi terbaik penurun risiko penyakit jantung. Akan tetapi, belum diketahui jumlah pasti kopi yang harus dikonsumsi per-gelasnya.

Manfaat kopi akan lebih terasa manfaatnya di saat meminumnya tanpa campuran apapun, murni kopi dan tentunya dicampur dengan air.

Minum kopi secara rutin memiliki manfaat tidak hanya sebagai penurunan risiko gagal jantung, akan tetapi dapat menurunkan berat badan, mencegah risiko kematian dini, serta mencegah penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

Selain itu, kopi juga dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit kronis lainnya seperti penyakit hati dan beberapa jenis penyakit kanker.

Para peminum kopi juga dapat berbangga karena kopi memiliki manfaat untuk menurunkan risiko obesitas, penyakit jantung, serta menurunkan risiko bentuk beberapa kanker serta dementia.

Terakhir, minum kopi adalah aman dan tidak memiliki efek samping dalam kurun waktu jangka panjang, asalkan meminumnya tidak kurang dari 5 gelas per-harinya.

Referensi: https://www.sciencedirect.com/ || https://www.ahajournals.org/ || https://www.heart.org/en ||


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Audy

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals