Halo guys, apakah kalian sudah menonton Godzilla vs Kong? Kalau sudah, tentu kalian setuju ada banyak hal yang menarik dibahas dari ending filmnya. Untuk itu, rasanya seru bila saya membuat penjelasan ending Godzilla vs Kong untuk kalian yang mungkin ada pertanyaan.

Penjelasan ending Godzilla vs Kong ini menyoroti tiga hal, yaitu pemenang duel kedua monster, kemunculan Mechagodzilla hingga Hollow Earth. Oke, tak perlu berlama-lama lagi, langsung kita mulai saja penjelasan ending Godzilla vs Kong.

SPOILER ALERT

Pemenang Duel Titan

Pertarungan Godzilla melawan Kong berjalan dengan dua ronde.

Ronde pertama pertama berlangsung di tengah lautan, tepatnya saat Kong membantu perjalanan Apex Cybernetics dan Monarch untuk mencapai Hollow Earth. Mengingat Godzilla adalah makhluk amfibi yang bisa bergerak lebih gesit di dalam air, maka tak ayal bila ia mendominasi pertarungan.

Selama duel ini berlangsung, Kong sebenarnya sempat memberikan perlawanan, diikuti pihak militer yang melontarkan banyak serangan misil. Namun semua perlawanan ini berakhir percuma, karena Godzilla memiliki kulit super keras ditambah kemampuan regenerasi.

Bahkan setelahnya, Godzilla menyeret Kong masuk ke dalam laut hingga gorilla ini kelimpungan. Meski berhasil menyelamatkan diri, Kong akhirnya menyerah lantaran tenaganya sudah terkuras habis akibat serangan bawah laut Godzilla. Di saat itulah, Godzilla memenangkan ronde pertama.

penjelasan ending godzilla vs kong

Ronde kedua dan yang terakhir bergulir di kota metropolitan Hong Kong. Berbeda dengan pertarungan sebelumnya, kali ini Kong muncul dengan perlawanan yang lebih sengit.

Perkembangan ini dikarenakan Kong membawa senjata kapak dari Hollow Earth yang mampu menyerap semburan energi dahsyat dari serangan Atomic Breath Godzilla. Dan karena kekuatannya itu, kapak ini juga digunakan Kong sebagai perisai.

Lebih dari itu, Kong dengan cerdik memanfaatkan gedung untuk berayun dan menghantarkan serangan telak. Kong juga bolak-balik membenturkan Godzilla ke gedung sampai banyak yang hancur berantakan.

Tak mau kalah, Godzilla juga berulang kali menghempaskan Kong ke gedung dan bikin kota Hong Kong makin porak poranda. Disamping itu, Godzilla menggunakan ekornya untuk mencambuk Kong, dan berhasil melancarkan serangan Atomic Breath saat Kong lengah.

Puncaknya, Godzilla mencakar dada Kong (yang merupakan titik lemah Kong) dengan membabi buta, hingga akhirnya Kong terkapar tak berdaya. Di momen ini, Godzilla sebenarnya bisa membunuh Kong. Namun ia lebih memilih mengintimidasi agar Kong tak menantangnya lagi.

Setelah membuat Kong tak berkutik, Godzilla akhirnya menang dan mengukuhkan dirinya sebagai Titan Alfa atau sederhanya Titan terkuat. Memang, julukan “Rajanya Para Monster” yang disematkan pada Godzilla bukan isapan jempol.

Kemunculan Karakter Kejutan, Mechagodzilla

Di awal film, Godzilla tiba-tiba menyerang fasilitas Apex Cybernetics di Florida tanpa alasan yang jelas. Barulah mendekati akhir film terungkap bahwa, Godzilla menyerang karena ia marah usai menyadari Apex menciptakan Mechagodzilla untuk merebut posisinya sebagai Titan terkuat. Di lain pihak, Apex menciptakan Mechagodzilla juga untuk menjadikan manusia spesies terkuat di muka Bumi.

Layaknya sebuah mecha, Mechagodzilla dikemudikan oleh pilot, dan pilot itu tidak lain Ren Serizawa (Shun Oguri). Menariknya, Mechagodzilla dikemudikan pilot dari jarak jauh dengan teknologi telepati, yang dibangun berdasarkan DNA dan kemampuan khusus Ghidorah.

FYI, Ghidorah adalah naga raksasa berkepala tiga yang sebelumnya dihabisi Godzilla di Godzilla: King of the Monsters.

penjelasan ending godzilla vs kong

Setelahnya, Mechagodzilla berhasil menghancurkan monster Skullcrawler dalam sebuah latihan rahasia. Disini diperlihatkan Mechagodzilla tak hanya memiliki kekuatan dan kecepatan yang luar biasa, tetapi juga memiliki serangan rudal dan laser yang mematikan.

Oh ya, Skullcrawler adalah musuh besar Kong di Kong: Skull Island, dan di film ini, Apex membudidayakan Skullcrawler untuk menguji kekuatan Mechagodzilla.

Mechagodzilla sebenarnya belum bisa beroperasi dengan normal karena terkendala energi. Namun begitu Apex berhasil mendapatkan energi dahsyat yang menopang kehidupan Hollow Earth, mereka langsung menyalurkannya kepada Mechagodzilla.

Di saat itulah, Titan buatan manusia ini bisa beroperasi dengan maksimal dan langsung melawan Godzilla. Namun tak disangka, energi Hollow Earth yang terlalu kuat ini menyebabkan sebuah malfungsi sistem, yang pada akhirnya menewaskan pilot dan mengubah Mechagodzilla jadi robot tak terkendali yang menyerang siapa saja.

Lantas begitu pertarungan dimulai, Godzilla dibuat kocar-kacir oleh serangan dahsyat Mechagodzilla dan hampir kalah. Namun di saat genting ini, Kong berhasil bangkit dan langsung datang membantu Godzilla. Adapun Kong mau membantu karena teman manusianya, Jia, berhasil meyakinkan Kong bahwa Godzilla bukan musuh.

Setelah itu, awalnya Mechagodzilla mampu meladeni serangan gabungan Godzilla dan Kong. Sampai akhirnya, Mechagodzilla tiba-tiba melemah karena pusat kendali sistemnya dirusak oleh kubu pendukung Godzilla.

Dari situ, Godzilla dan Kong terus melawan hingga berhasil membalikkan situasi. Dan puncaknya, Mechagodzilla hancur akibat serangan pamungkas dari Kong. Merasa nyawanya diselamatkan oleh Kong, Godzilla pun kini tak lagi bersikap agresif. Bahkan mereka akhirnya berpisah dengan damai.

Hollow Earth

Misteri asal-muasal monster raksasa alias Titan akhirnya terungkap, seiring munculnya Hollow Earth.

Hollow Earth sendiri adalah sebuah ekosistem yang terletak jauh di bawah permukaan Bumi. Di tempat inilah beragam Titan “dilahirkan”. Jadi wajar saja Hollow Earth dijuluki rumahnya para Titan.

Adapun Hollow Earth memiliki gaya gravitasi terbalik yang pernah menyebabkan kru Apex Cybernetics tewas saat pertama kali kemari. Namun sekarang, masalah itu sudah diatasi Apex Cybernetics dengan teknologi HEAV yang berfungsi menormalkan gravitasi.

Sementara itu, kehidupan di ekosistem ini ditopang oleh suatu energi menyerupai matahari, yang sebelumnya dicari Apex Cybernetics untuk menjalankan mesin Mechagodzilla.

Detail lainnya juga menunjukkan, Hollow Earth mempunyai luas sebesar samudra apapun di muka Bumi. Ini artinya Hollow Earth adalah tempat yang super luas, sehingga tentu masih ada banyak misteri dan kemungkinan yang tersembunyi disana.

penjelasan ending godzilla vs kong

 

Alhasil, bisa saja masih ada banyak Titan selain yang dihadapi Kong. Bukan hanya itu, tak menutup kemungkinan juga ada suku pribumi yang hidup di suatu tempat di Hollow Earth, layaknya suku Iwi yang menghuni Skull Island.

Hollow Earth juga jadi tempat Kong menemukan senjata kuno berupa kapak, yang tampaknya dibuat oleh leluhur Kong. Ini menandakan, spesies atau keluarga Kong pernah hidup di Hollow Earth. Menariknya, Skull Island (tempat asal Kong) ternyata adalah bagian dari Hollow Earth yang naik ke permukaan bumi.

Lebih dari itu, kuat dugaan Godzilla bisa bergerak dari Hollow Earth ke permukaan bumi dan sebaliknya lewat jalur yang ia ciptakan dengan Atomic Breath. Pasalnya, Kong dan lainnya berhasil pergi dari Hollow Earth ke permukaan bumi lewat jalur yang terbentuk oleh Atomic Breath.

Di akhir film, Monarch membawa Kong ke Hollow Earth karena tempat ini dinilai jadi rumah yang tepat bagi sang gorilla raksasa. Menariknya, disini Monarch membangun pos untuk memantau aktivitas Kong dan Titan lainnya.

Sementara itu, sang Titan terkuat, Godzilla, kembali berkelana setelah perseteruannya dengan Kong berakhir damai.

penjelasan ending godzilla vs kong

Nah, demikian penjelasan ending Godzilla vs Kong yang membuka potensi cerita baru. Bagaimana menurut kalian? Apakah universe ini menarik untuk dilanjutkan?


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Nova

Penyuka karakter antihero, dunia futuristik dan musik Taylor Swift.

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals