Sosok polisi harusnya adalah pribadi yang tegas dan berpendirian tinggi. Sejauh ini hanya itu yang gue pegang mengenai karakter para aparat penegak hukum di negeri ini. Nah komik Acharne: Encounter and a Promise juga bertema serupa!

Genre seperti ini sudah lazim ditemui di banyak tempat. Ceritanya seperti bubur biasa, hanya saja beda kerupuk. Inilah yang membuat gue tertarik membaca komik Acharne: Encounter and a Promise.

Lantas sehebat apa sih komik ini dari sudut pandang gue? Baca ulasannya di Yunoya Media!

Komik ini gue pertama kali dapatkan melalui promosi di akun Twitter @yuishin__ . Awalnya gue mengira komik ini seperti komik aksi pada umumnya. Rupanya gue salah mengira.

Bagian pertama yang gue baca adalah mengenai kisah si Roy seorang anggota kepolisian. Dari pengenalan karakter Roy yang dikarang oleh Yusihin, gue berani mengatakan Roy bukanlah polisi yang patuh pada perintah walaupun dia terkenal cerdas.

Karakter di sini berjalan dengan tempo yang terlalu cepat menurut gue pribadi. Tapi hebatnya gue cukup terbawa oleh dialog singkat dengan isi yang sangat padat ini. Sehingga tak perlu pusing untuk membaca banyak kata guna mengerti poin dari komik ini.

Untuk panelnya sendiri sangat sederhana dengan warna lembut yang menenangkan mata. Kesan matahari terbenam benar-benar mewakili rasa dari karakter di dalamnya. Terlebih dari pada itu gue salut bagaimana sang kreator menjelaskan secara rinci mengenai pangkat dan bahasa dari dunia kepolisian.

Hal yang gue pikir pemaparan seperti itu akan sangat membutuhkan riset yang amat dalam. Dan ya, ini berhasil! Karena memang gue buta akan bahasa atau penyebutan dalam instansi seperti itu. Penjelasannya ringkas tanpa melanggar norma kepenulisan. 

Hm … Gue sempat berprasangka kalau Yuishin ini seorang anggota Kepolisian atau memang memiliki keluarga seorang Polisi? Haha.

Konflik pada komik ini berjalan tanpa kejutan berarti, tapi sangat menghibur di saat api asmara mulai bermain di sini. Pada akhirnya gue menyadari ini bukan hanya komik aksi, tapi juga perjuangan cinta dari seorang yang batinnya terbawa dari masa lalu.

Relasi antara karakternya membawa gue hanyut dalam kisah cinta anak remaja. Saat membacanya gue iri pada Roy dan Ana, mereka mampu memainkan perasaan bagi sejuta umat yang hendak berjuang melupakan satu sama lain. Haha.

Beberapa panel terbukti ampuh membuat gue terpana melalui pewarnaan dan alur cerita yang enerjik. Penggunaan bahasa kotor di sini sangat mendukung ekspresi dari karakter yang mana menurut gue sedikit kaku. Gue rasa Yuishin telah memberikan usaha terbaiknya.

Dan itulah ulasan kami untuk komik kanvas Archane : Encounter and a Promise. Komiknya bisa kalian baca di Webtoon Kanvas. Lalu apakah kamu suka dengan ulasan kami? Berikan komentarmu dan bagikan ya!


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Iqbal Pradana

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals