Setelah beberapa kali dikabarkan akan meramaikan layar bioskop, akhirnya Surga Yang Tak Dirindukan 3 hadir meskipun hanya melalui layanan streaming Disney+ Hotstar. Namun bagi penggemarnya tentu hal itu bukan masalah, yang utama adalah perjalanan apalagi yang akan terjadi dalam SYTD 3 ini? Apalagi yang akan terjadi pada Pras dan Meirose? Simak review Surga yang Tak Dirindukan 3 dari Yunoya berikut ini ya.

Sinopsis Surga yang Tak Dirindukan 3

Sebelum memulai review Surga yang Tak Dirindukan 3, baiknya kita bahas dulu sinopsis filmnya.

Setelah akhirnya Pras (Fedi Nuril) menyetujui permintaan Arini (Laudya Cinthya Bella) untuk menikah dengan Meirose (Raline Shah), kini Pras dan Meirose hidup bahagia bersama Nadia dan Akbar anak kandung Arini dan Meirose. Namun kebahagiaan dan rumah tangga yang tenang itu mulai mengalami sedikit guncangan sejak Akbar (Ali Fikry) mulai pergi ke Jakarta untuk mengunjungi sebuah peternakan milik kepala yayasan sekolahnya.

Ray (Reza Rahadian) adalah kepala yayasan dari sekolahnya Akbar dan Nadia, yang memang telah menyusun rencana ini sejak lama. Yang akhirnya secara tidak sengaja mempertemukan dirinya dengan Meirose (Marsha Timothy) kini. Meskipun demikian, ini tidak bisa disebut kebetulan. Karena dasarnya Ray memang telah lama mencari Mei dan Akbar yang hilang.

Ya, Ray adalah masa lalu Meirose yang dulu meninggalkannya hingga ia ingin bunuh diri dan berakhir diselamatkan oleh Pras. Kedatangannya tentu menganggu rumah tangga Pras dan Mei. Ditambah masalah ekonomi harus menimpa Pras yang membuatnya hampir jatuh miskin. Lalu, akankah Pras dan Meirose akan bertahan? Kamu bisa menyaksikan kisah perjalanan rumah tangga mereka di layanan streaming Disney+ Hotstar ya.

Perjalanan yang Terulang

review surga yang tak dirindukan 3

Kita lanjut ke poin berikutnya di review Surga yang Tak Dirindukan 3.

Pada Surga Yang Tak Dirindukan 1, kita disuguhkan sebuah cerita yang manis di awal. Tentang pertemuan Arini dan Pras. Setelah beberapa waktu, konflik mulai terlihat ketika Pras menyelematkan seorang wanita dengan cara menikahinya. Penonton dibuat bergejolak perasaannya, tentang kesedihan Arini, kemarahan pada Pras dan rasa simpati pada Mei. Semua bercampur jadi satu.

Dan kisah ini seperti terulang pada Surga Yang Tak Dirindukan 3, sebuah cerita tentang kekecewaan Pras, perasaan Meirose yang tak karuan, dan kesedihan tentang posisi Ray disini. Pertemuan Ray dan Meirose yang tidak sengaja ini menimbulkan kecemburuan dan prasangka buruk di hati Pras, tanpa bertanya, tanpa mendengarkan Pras memutuskan untuk meninggalkan Mei.

Setelah berhari-hari menyepi, ia mulai tersadar tentang sikapnya pada Mei. Kehadiran Amran (Kemal Palevi) dan Hartono (Tanta Ginting) lah yang membuatnya tersadar. Bahwa apa yang ia rasakan kini, adalah perasaan Arini kala itu. Hingga akhirnya ia memilih untuk pulang dan mendengarkan Mei, sayangnya, meskipun Arini pernah melakukan hal yang sama dan memilih untuk bertahan. Tapi tidak dengan Pras, ia memilih untuk pergi bersama Nadia (Zara Leola) dan pergi meninggalkan Mei dan Akbar.

Sungguh sebuah kisah yang terulang kan?

Tapi jangan khawatir, bila kamu belum menonton film ini. Film SYTD 3 ini tetap memberikan cerita yang menarik, rumit tapi tetap penuh kehangatan.

Pergantian Para Pemain

review surga yang tak dirindukan 3

Meirose di SYTD 1 – 2 adalah Raline Shah, sosok wanita tinggi, dengan senyuman yang khas ala dirinya. Meskipun awalnya karakter ia telah melekat di film 5cm, kini karakternya berhasil melekat di SYTD . Bahkan dirinya kembali di pertemukan dengan Fedi Nuril, lawan mainnya di 5cm.

Namun, pada SYTD 3 terjadi sedikit penggantian pemain termasuk pada sosok Meirose. Sosoknya kini diperankan oleh Marsha Timothy, seorang aktris dan juga Ibu dari gadis kecil bernama Jizzy Pearl Bastian. Namun meskipun Marsha menggantikan sosok Raline Shah, ia tetap mampu berakting dengan baik  sebagai seorang Meirose.

Ditambah lagi, Marsha Timothy memang lebih sering bermain film bergenre drama. Sehingga drama keluarga seperti ini akan menjadi hal mudah baginya, bahkan bagi penulis peran Marsha dalam SYTD 3 ini sangat baik dibandingkan dengan film Asih 2 yang juga ia perankan. Mungkin karena horor adalah hal pertama yang ia coba yaa.

Selain Mei, posisi Nadia yang dulunya diperankan oleh Sandrinna Michelle kini berubah menjadi Zara Leola. Untuk penggantian sosok Nadia, banyak yang menduga karena kesibukan Sandrinna saat ini. Diketahui saat ini Sandrinna tengah bermain sinetron stripping, yang membuat agendanya memang cukup padat.

Nah, yang paling utama dan wajib di bahas adalah sosok Reza Rahadian yang berperan sebagai Ray. Pada SYTD 2, Reza berperan sebagai Dr. Syarief, kekasih dari Meirose yang juga tinggal di Budapest. Sosok Dr Syarief disini begitu Gagah, hebat dan sangat romantis. Sayangnya, ia harus merelakan Mei kekasih yang dicintainya untuk menikah dengan Pras. Dan kisah mereka terhenti disana.

Anehnya, pada SYTD 3 ini sosok Reza Rahadian kembali muncul namun bukan sebagai Dr. Syarief melainkan sebagai Ray. Lelaki dari masa lalunya Meirose yang dulu meninggalkannya di hari pernikahan mereka. Ray dengan segala kesuksesannya gagal untuk move on dari Mei dan tetap mencarinya, hingga rela melakukan apapun untuk dapat kembali pada Mei dan Akbar.

Tentu hal ini menjadi perbincangan, seperti “Mengapa harus Reza lagi?” atau “Aneh, kok Reza tampil lagi tapi sebagai orang lain?” kamu akan menemukan banyak pertanyaan ini pada kolom komentar akun instagram resmi @filmsydt. Pertanyaan ini tentu jadi hal yang sama bagi penulis, mengapa harus Reza lagi? meskipun aktingnya memang tidak bisa diragukan lagi, dan perannya sebagai lelaki yang patah hati begitu luar biasa namun hal ini membuat gambaran seolah tidak ada lagi aktor yang bisa diajak bermain?

Namun ternyata, ide untuk berganti peran ini muncul langsung dari Manoj Punjabi, sang produser dari MD Pictures. Kemudian, Hanung sebagai sutradara dari SYTD 3 juga meyakinkan Reza untuk mengambil peran ini. Ia menyebutkan bahwa kisah ini sebenarnya tetap berfokus pada kisah Pras dan Arini, jadi pergantian karakter Reza ini tidak jadi masalah.

Meski Berbeda, Kisahnya Tetap Hangat

review surga yang tak dirindukan 3

Di poin review Surga yang Tak Dirindukan 3 ini, kita menyoroti konsep cerita filmnya.

Sebagai film dengan genre drama romantis, tentunya film Surga Yang Tak Dirindukan 3 ini pasti memberikan cerita yang hangat bagi penontonnya. Namun dalam SYTD 3 ini entah kenapa rasanya lebih hangat, mungkin karena dalam film ini keluarga Pras menjadi utuh bersama Nadia dan Akbar. Atau persahabatan Mei rose dengan Dara (Oline Mendeng), dan kisah Ibu – anak dari Reza Rahadian dan Lydia Kandou. Ditambah dengan kehadiran Indra Jegel dan Zsa Zsa Utari yang berhasil menghibur di tengah-tengah suasana tegang yang terjadi.

Selain itu, dalam film ini membahas tentang konflik rumah tangga dan cara penyelesaiannya. Keputusan Pras untuk pergi saat merasa cemburu adalah hal lazim yang sering dilakukan oleh pasangan, sayangnya tidak semua bisa sadar dan kembali seperti Pras. Dalam film ini, Pras kembali mengingat tentang sikapnya pada Arini kala ia menikah diam-diam. Bagaimana Arini bersikap dan menyembuhkan hatinya, itu juga yang ingin ia lakukan pada Meirose.

Dan juga tentang pendidikan yang diajarkan Pras dan Mei pada anak-anak, biasanya sosok ayah memang memiliki rasa was-was lebih besar pada anak perempuan. Pras begitu menjaga Nadia dan pergaulannya, bahkan Pras ‘memaksa’ Nadia untuk menjadi sama seperti bunda Arini yaitu menjadi pendongeng. Padahal Nadia lebih mencintai dunia seni, ia suka menari, dan Mei begitu mendukungnya. Perbedaan ini bukanlah hal yang buruk, karena Pras dan Mei pada akhirnya tetap mengajarkan Nadia dan Akbar sesuai dengan Syariat dalam Islam.

Selain perbedaan dalam peran, perlu diketahui bahwa SYTD 1 – 3 di pegang oleh sutradara yang berbeda. Untuk SYTD 1 di sutradarai oleh Kuntz Agus, SYTD 2 di sutradarai oleh Hanung Bramantyo, dan yang ke-3 ini di sutradarai oleh Pritagita Arianegara. Jadi, meskipun ada beberapa perbedaan inti dari cerita, visual dan moral yang disampaikan tetap sama.

Pokoknya film ini wajib untuk kamu tonton, bisa dijadikan rekomendasi tontonan bersama keluarga ataupun sahabat. Engga masalah juga sih kalau kamu ingin  menonton sendiri. Dan film ini sudah tayang di Disney+ Hotstar sejak 16 April lalu loh, yuk dukung terus perfilman Indonesia dengan menontonnya secara resmi di Bioskop atau di layanan streaming yang tersedia.


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


AlyaSuwandi

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals