Jumpa lagi di Rubrik nostalgia review yang khusus membahas game lawas namun akan dikemas secara menarik dan bikin kamu pengen memainkannya. Di edisi kali ini kita akan membahas sebuah Game bergenre RPG asal Jepang yang merupakan salah satu Spinoff dari Franchise tersohor karya Atlus : Shin Megami Tensei series. So inilah dia review Digital Devil Saga.

Dirilis pada 15 Juli 2004 oleh Atlus dengan Title versi jepang Avatar Tuner, Digital Devil Saga  membawa nama besar Megami Tensei diperuntukkan eksklusif untuk Platform Playstation 2 Dengan rating dewasa mengingat tema ceritanya yang terbilang berat dan kelam khas Megaten Series pada umumnya.

Yang menjadi pembeda utama disini dibanding serial Mainline Megaten lainnya hanyalah plot cerita yang linear, sisanya anda akan disuguhi dengan nuansa ala Megami Tensei yang  penuh misteri gelap, Kontras  merombak pakem Rpg fantasi yang penuh warna dan keajaiban.

Namun tentu saja, semua itu juga dipoles dengan pernak pernik Moral of Story bernuansa Filosofis yang akan membuat anda berfikir dan merenung kembali tentang makna kehidupan yang sebenarnya. Yuk langsung simak review Digital Devil Saga dari Yunoya Media.

The Story: Junkyard, Where The Rain Never Stop.

Secara garis besar Digital Devil Saga bersetting di sebuah dunia Distopia dimana peperangan antar kelompok bernama Tribe berlangsung dan eksis sebuah fenomena dimana hujan tidak pernah berhenti. Tema ceritanya juga cukup berat untuk dicerna, karena memadukan konsep Mitologi Hindu Buddha dan juga nuansa Kanibalisme. Jadi yang belum cukup umur atau Bocil Jaman Now silahkan minggir dulu.

Adalah seorang bernama Serph (Silent Protagonist utama), pemimpin salah satu Tribe bernama Embryon yang terlibat bentrok dengan salah satu Tribe bernama Vanguard yang dipimpin oleh seorang bernama Harley di suatu wilayah misterius dimana sebuah benda aneh muncul dari langit.

Tidak lama setelah beberapa kontak senjata yang terjadi muncul sinar dari langit yang meledakkan benda asing tersebut dan terjadilah sebuah hal yang mengerikan ketika pancaran ledakan nya menembus para prajurit di sana, semuanya tiba – tiba menjadi monster sebangsa iblis mengerikan dan saling memangsa satu dengan yang lain.

Lalu  cerita berlanjut saat Protagonis kita terbangun dari pingsan  dan mendapati kelompoknya masih bertahan hidup, kejadian ganjil pun terus menerus berlanjut tatkala muncul sebuah sinar menyilaukan dari  jurang lokasi tempat ledakan terjadi.

Tampak seorang wanita muda terbaring tanpa busana. Siapakah dia? Apakah hubungan dengan semua hal yang terjadi di Junkyard? Apa itu Nirvana yang diincar oleh semua pihak yang ada di cerita ini? Semuanya akan terungkap ketika kamu memainkannya.

Inilah  Map Junkyard dimana pusatnya adalah Karma Temple  yang ada di tengah tengah tiap Area yang saling bertikai dan menjadi pusat informasi bagi para Tribe dan menjadi tujuan akhir untuk mendapatkan Nirvana.


Nah lalu bagaimana dengan gameplay-nya? Review Digital Devil Saga, lanjut ke halaman dua!


Julianto

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals