Komik silat merupakan hiburan yang sering dikonsumsi masyarakat kita medio 1970-an, mungkin hingga kini. Tak jarang banyak kreator menyajikannya dengan ciri khas mereka. Dari semua itu yang paling memukau dan kita butuhkan ada di Guardian of Majapahit. Lantas bagaimana ulasan kami mengenai komik Guardian of Majapahit? Yuk simak dibawah, guys!

Guardian of Majapahit sejatinya merupakan komik yang dikerjakan keroyokan. Ditulis oleh Sweta Kartika, Alex Irzaqi, Dedy Koerniawan, dan Ivan Chen. Komik ini juga merupakan konten sejenis seperti halnya Webtoon. Tapi khusus komik silat dengan cita rasa Indonesia yang teramat kental.

Komik ini bercerita mengenai pasukan yang terdiri dari delapan prajurit yang disebut dalam komiknya, yaitu, Guardian of Majapahit. Walau belum pasti mengingat ini baru satu episode, tapi gue yakin mereka benar- benar “Sang Penjaga” itu. Ada beberapa yang belum bisa gue jelaskan karna ya, sensor. Mengingat komik ini biarpun gratis tapi gue ingin kalian membacanya langsung. Hehe.

Lanjut, komik ini mempunyai gaya gambar layaknya cat air namun dengan tingkat keindahan yang tinggi. Gue masih berpikir keras tentang bagaimana dan siapa yang menggambar panel per-panelnya? Sangat wajar komik seindah ini dikerjakan dengan menggunakan banyak otak. Warnanya enak dipandang, tidak banyak warna cerah, ciri khas dari sampulnya sudah mengindikasikan bahwa komik ini akan memiliki tema yang gelap dan misterius.

Guardian of Majapahit belum menyelesaikan banyak ceritanya, inti sari ceritanya masih bertumpuh pada kejadian pasca Sumpah Palapa. Klimaksnya didapat dengan cukup apik namun sayang dengan eksekusi yang terlalu cepat. Gue sangat menyukai pertikaian yang muncul di sini.

Ceritanya terdiri dari dua waktu berbeda. Tapi tentu banyak yang akan dijelaskan nantinya. Ceritanya benar-benar dipenuhi cerita pada masa kejayaan Gajah Mada, namun perlu diingat ini hanya cerita fiksi yang diikut sertakan dengan cerita asli dari sejarah yang ada. Walau hanya sedikit. Gue sangat tergila-gila dengan bungkusannya yang apik tanpa gue sadar, gue malah mengira dulunya komik ini adalah komik buatan luar negeri.

Kultur jawa yang kental dengan desain karakter mumpuni membuat gue enggan memberikan nilai lima untuk komik sehebat ini! Baik awal dan ending terkesan premium walau sejatinya komik ini gratis, untuk saat ini.

Komik ini membawa semangat baru untuk cerita komik Indonesia yang kini sedang bangkit dan mungkin saja mencari sebuah gaya untuk menjadi pembeda dengan gaya dari komik luar. Gue mambayangkan betapa idealnya komik ini saat menjadi acuan dari banyak komikus untuk membangun karyanya.

Komik ini bisa kalian baca di aplikasi Padepokan Ragasukma. Kondisinya masih sangat enak dan sangat sayang jika tidak difilmkan!

Dan itulah review komik Guardian of Majapahit dari Yunoya Media. Jadi bagaimana menurutmu? Menarik? Berikan komentarmu dan bagikan, ya!


Ingin tahu informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terus Yunoya Media dan like fanpage Facebook Yunoya Media di sini, ya!


Ibal Pradana

Kolom Komentar

error: Maaf ya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals